SuaraBojonegoro.com | Jakarta – Polri terus memperkuat pelayanan publik berbasis digital melalui SuperApp Polri. Platform tersebut mengintegrasikan berbagai layanan kepolisian, termasuk layanan darurat Polri 110, untuk memudahkan masyarakat memperoleh bantuan secara cepat dan responsif.
Layanan Polri 110 telah tersedia hingga jajaran kewilayahan, termasuk tingkat Polsek. Melalui sistem yang terintegrasi, laporan masyarakat dapat diteruskan kepada jajaran kepolisian sesuai wilayah dan kebutuhan penanganannya.
Kadivhumas Polri Irjen Pol. Johnny Edison Isir mengatakan, penguatan layanan berbasis teknologi merupakan bagian dari upaya Polri menghadirkan pelayanan yang lebih mudah diakses dan cepat merespons kebutuhan masyarakat.
“Polri terus berupaya menghadirkan pelayanan yang mudah diakses, cepat dan responsif. Melalui SuperApp Polri, masyarakat dapat memanfaatkan berbagai layanan kepolisian dalam satu platform, termasuk layanan Polri 110 yang telah terintegrasi hingga jajaran Polsek,” ujar Isir, Minggu (9/8/2026).
Menurutnya, keberadaan Polri 110 menjadi salah satu sarana komunikasi langsung antara masyarakat dan kepolisian. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan tersebut ketika membutuhkan bantuan maupun hendak menyampaikan informasi mengenai situasi yang memerlukan kehadiran petugas.
Isir menegaskan, integrasi layanan hingga tingkat Polsek diharapkan dapat memperpendek waktu respons. Laporan masyarakat nantinya dapat ditangani oleh personel yang memiliki kewenangan sekaligus berada paling dekat dengan lokasi kejadian.
“Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat tidak lagi mengalami kesulitan ketika membutuhkan pelayanan kepolisian. Dengan sistem yang terintegrasi, laporan atau kebutuhan masyarakat dapat diterima dan diteruskan kepada jajaran yang memiliki kewenangan dan kedekatan wilayah untuk segera ditindaklanjuti,” jelasnya.
Selain mempercepat pelayanan, pemanfaatan teknologi dinilai dapat memperkuat komunikasi antara Polri dan masyarakat. Masyarakat juga diberikan ruang untuk berpartisipasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban melalui penyampaian informasi kepada kepolisian.
“Partisipasi masyarakat sangat penting. Setiap informasi yang disampaikan melalui kanal pelayanan Polri merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap lingkungan dan keamanan bersama. Karena itu, kami ingin memastikan setiap laporan masyarakat mendapatkan respons dan penanganan yang tepat,” kata Isir.
Polri juga meminta seluruh jajaran memberikan respons secara cepat dan profesional terhadap setiap laporan yang masuk. Kehadiran sistem terintegrasi diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelayanan sekaligus memberikan kepastian kepada masyarakat terkait tindak lanjut laporan mereka.
Menurut Isir, pemanfaatan teknologi dalam pelayanan kepolisian bukan sekadar menghadirkan aplikasi, tetapi harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Teknologi bukan sekadar soal aplikasi, tetapi bagaimana teknologi tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Ukurannya adalah ketika masyarakat membutuhkan Polri, mereka tahu harus menghubungi ke mana, mudah mengaksesnya, dan mendapatkan respons yang cepat,” tegasnya.
SuperApp Polri dapat diunduh melalui Google Play Store bagi pengguna perangkat Android. Masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fitur pelayanan yang tersedia, termasuk layanan Polri 110, sesuai dengan kebutuhan.
Polri mengajak masyarakat menggunakan SuperApp Polri dan layanan 110 secara bijak sebagai sarana komunikasi dan memperoleh pelayanan kepolisian.
Dengan dukungan teknologi dan partisipasi masyarakat, Polri menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang mudah, cepat, responsif, profesional, dan semakin dekat dengan masyarakat. (Red)








