Program Rumah Layak Huni (RLH) EMCL di Desa Beged dan Ngraho Dimulai

oleh -

SuaraBojonegoro.com – Operator Lapangan Banyu Urip ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama dengan LSM Banyuurip Peduli Pendidikan (BAPPEKA) menggelar sosisalisasi Program Rumah Layak Huni (RLH) di dua desa di Kecamatan Gayam yakni Desa Beged dan Ngraho, Rabu (20/1). Sosialisasi ini dilaksanakan sekaligus menjadi FGD perencanaan pekerjaan program.

Turut hadir dalam sosialisasi program ini adalah Camat Gayam, Agus Hariana Panca Putra, Kepala Desa Ngraho, Muksin serta terpisah ditemui di sosisalisasi di desanya, Kepala Desa Beged Erdino Tri Handoyo. Dalam pembukaan sosialisasi ini, Camat Gayam menyampaikan terima kasih kepada EMCL atas dukungannya kepada masyarakat di Kecamatan Gayam utamanya di dua desa penerima manfaat Rumah Layak Huni ini.

“Tim Pelaksana Program ini hendaklah ikhlas dalam mengemban amanah dan menekankan transparansi dalam mengelola dana program,” pesan Agus. Ia menghimbau warga desa di Kecamatan Gayam juga tertib dalam menerapkan protokol kesehatan ketika beraktivitas diluar rumah.

Kegiatan sosialisasi ini tentu saja dilakukan dengan tetap patuh pada protokol kesehatan. Peserta sosialisasi di kedua desa ini melalui tes suhu, menggunakan masker dan mencuci tangan sebelum mengikuti rangkaian kegiatan.

BAPPEKA selaku partner program EMCL menyampaikan tahapan program, mekanisme pelaksanaan program, proses penyusunan rencana pembangunan hingga bagaimana tim pelaksana dibentuk.

“Program ini memiliki peran yang baik dan penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” tutur Hambali selaku Ketua Program Peningkatan Status Kesehatan Masyarakat melalui Perbaikan Tempat Tinggal.

Perwakilan EMCL, Hasti Asih menyampaikan EMCL diawal tahun 2021 telah melaksanakan program serupa serentak di 19 desa dan 9 kecamatan di Kabupaten Bojonegoro. Sebanyak 220 rumah akan menjadi penerima manfaat program Peningkatan Status Kesehatan Masyarakat melalui Perbaikan Tempat Tinggal ini.

“EMCL terus berkomitmen dalam mendukung masyarakat di wilayah operasinya dengan Program Pemberdayaan Masyarakat yang berfokus pada tiga pilar pengembangan, salah satunya adalah kesehatan, tutur Hasti. (Lis/Red)