Inilah program peningkatan angka pertisipasi sekolah 2019 Oleh Padang Bulan dan EMCL

oleh -130 views

SuaraBojonegoro.com – Masyarakat Desa Mojodelik terima Program Peningkatan Angka Partisipasi Sekolah 2019 di Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro yang di laksanakan oleh Yayasan Padang Bulan bekerja sama dengan ExxonMobil Cepu Limited (EMCL)

Bertempat di Balai Desa Mojodelik Jum’at (13/09/19) sejumlah 120 peserta warga belajar penerima program mendapatkan sosialisasi pelaksanaan program peningkatan angka pertisipasi sekolah 2019 tersebut.

Program tersebut merupakan yang ketiga kalinya yang di awali dengan sosialisasi pada pelaksanaannya, turut hadir pada sosialisasi program tersebut Perwakilan Camat Gayam, PKBM Banyu Urip, perwakilan EMCL dan Dinas pendidikan Bojonegoro.

Moh Mustofa selalu ketua Yayasan Padang Bulan menjelaskan bahwa program peningkatan angka partisipasi sekolah ini bertujuan agar muncul Sumber Daya Manusia (SDM) baru yang lebih berkualitas.

Selai itu Kepala Desa Mojodelik Yuntik Rahayu menyampaikan rasa terimakasihnya kepada ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) dan Yayasan Padang Bulan yang telah menjalankan program ini yang sangat bermanfaat bagi warganya.

“Adanya Program seperti ini Selama 2017-2018 telah mengurangi angka putus sekolah sebanyak 176 orang di  Mojodelik.” Pungkas Bu Kades tersebut.

Tidak ketinggalan Humaidi selaku perwakilan Dinas Pendidikan Bojonegoro sangat mengapresiasi program dan peserta warga belajar penerima program yang masih semangat menempuh pendidikan.

“Progres pendidikan di Mojodelik ini sangat bagus, jadi anak-anak juga terus didorong untuk melanjutkan pendidikan”. Terangnya

Nampak antusias para peserta memperhatikan sosialisasi pelaksanaan program yang akan berlangsung selama satu tahun kedepan dan merasa semangat untuk mengikuti program tersebut.

“Pendidikan itu penting meskipun sudah tua kita juga masih perlu belajar”. Pungkas salah satu warga belajar.

Pihak EMCL juga menyampaikan rasa terimakasihnya kepada semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program tersebut.

“Tujuannya dengan adanya Program ini bisa saling memberi manfaat”. Pungkas Joni Wicaksono. (Lis/Sas)