Wabup Bojonegoro Serap Aspirasi Warga Melalui Sosialisasi Bahaya Narkoba

oleh -41 views

SuaraBojonegoro.com – Dalam era demokrasi ini kebebasan berpendapat dijamin oleh Undang-Undang. Dimana masyarakat bebas dalam mengemukakan kritik dan sarannya kepada pemerintah untuk meningkatkan daerahnya, namun harus sesuai aturan. Untuk menyerap aspirasi masyarakat Bupati Bojonegoro mengadakan Sambang Desa dengan tema “Bahaya narkoba dan peningkatan Pertanian”, yang mana pemkab ingin mendengar langsung apa yang menjadi aspirasi masyarakat dengan mendatanginya langsung.

Acara yang diselenggarakan di desa Pekuwon kecamatan Sumberejo pada kamis, (28/3/19) dihadiri oleh Wakil Bupati Bojonegoro beserta jajaran Kepala OPD, Camat Sumberejo beserta Forpimca, Kepala desa dan juga perangkat desa Pekuwon beserta masyarakat sekitar.

Camat Sumberejo yang dalam hal ini diwakilkan sekcam sumberejo Sahlan menyampaikan bahwa ini merupakan kesempatan yang baik bagi masyarakat, karena Wakil bupati Bojonegoro turun langsung untuk mendengarkan aspirasi dari masyarakat. Sehingga kesempatan ini perlu digunakan dengan baik oleh masyarakat kecamatan Kepohbaru pada umumnya dan masyarakat desa Pekuwon pada khususnya untuk menyampaikan aspirasi dan unek-uneknya.

Sehingga apa yang menjadi keluhan dari masyarakat bisa disampaikan langsung kepada Bupati Bojonegoro dan juga kepala OPD yang bersangkutan. Sehingga bisa segera diambil tindakan untuk menyelesaikan permasalahan yang ada.

Wakil Bupati Bojoegoro Budi Irawanto, atau biasa dipanggil Mas Wawan menyampaikan bahwa pemkab menyakini tahun 2021 jalan inti bisa tuntas semuanya. Setelah permasalahan infrastruktur jalan rampung pemkab akan fokus pada masalah air, yang mana bila musim penghujan mengalami banjir dan pada musim kemarau mengalami kekeringan. Sehingga kedepan kita akan memberikan perhatian lebih kepada pembangunan saluran sungai agar air yang melewati Bojonegoro bisa mengalir dengan lancar.

“Selain itu perlu kerjasama dari masyarakat Bojonegoro agar tidak membuang sampah di sungai. Karena samapah disungai bisa menyumbat saluran air yang mengakibatkan banjir,” paparnya.

Pemkab juga melakukan kerjasama anatar daerah dengan adanya pembangunan jembatan yang menghubungkan desa Luwihhaji Bojonegoro ke desa Medalem Blora. Yang mana nanti hal tersebut bisa meningkatkan perekonomian Kabupaten Bojonegoro bagian Selatan.

Selain itu ada juga usulan warga kanor yang ingin dibangun jembatan yang menghubungkan ke Rengel kabupaten Tuban, namun hal tersebut harus mendapat ijin dari Provinsi. “Karena orientasi pembangunan kita adalah pembangunan kawasan secara bersama. Sehingga nanti semua daerah di Bojonegori bisa maju secara bersama-sama,” tambah Mas Wawan.  (Lis/Red)