Seorang Warga Tambakrejo Mengaku Dikeroyok Saat Lihat Tayub

oleh

SUARABOJONEGORO.COM – Sugianto alias Kidin, warga Desa Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, harus dilarikan ke Puskesmas setempat untuk mendapatkan perawatan insentif setelah mengalami dugaan pengeroyokan yang dilakukan oleh S alias M dan beberapa rekan-rekannya. Dari data yang dihimpun suarabojoengoro.com, kejadian dugaan pengeroyokan tersebut terjadi saat acara Tayub yang digelar di depan rumah Kepala Dusun (Kasun) Wedang, Desa Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro yang digelar dalam rangka kegiatan sedekah Bumi. Minggu (12/08/18).

Sugianto, menuturkan bahwa kejadian tersebut terjadi pada hari Jumat (10/08/18) sekitar Pukul 02.30 WIB, dirinya lagi asik melihat pertunjukan Langen Tayub. Tahu-tahu dirinya diseret oleh M dan beberapa rekannya. Setelah itu dirinya mengaku dihajar sehingga mengakibatkan Sugianto mengalami luka yang cukup serius dan harus dilarikan ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan.

“Disaat kejadian itu lampu dalam keadaan mati,” katanya.

dirinya mengaku bahwa dalam hal ini pihak keluarga M, meminta dirinya untuk tidak membawa kasus tersebut keranah hokum dan berupaya untuk diselesaikan melalui jalur kekeluargaan. Namun Sugianto, bersikukuh untuk menempuh jalur hukum.

“Saya tetap akan membawa kasus ini ke jalur hukum dan saya sudah melaporkan hal ini ke Mapolsek Tambakrejo,” ujarnya.

Melalui suarabojonegoro.com, Sugiarto, berharap kasus penganiayaan yang menimpa dirinya dapat segera diselesaikan dan diusut tuntas, serta menagkap para pelaku. Dirinya mengaku jika saat ini Mapolsek Tambakrejo sudah menagkap pelaku M.

“Yang tertangkap baru M, saya berharap semua pelaku dapat segera dapat ditangkap,” pungkasnya. (Bim/red).