Stok Beras Bulog Bojonegoro Aman Jelang Idul Fitri, Capai 65 Ribu Ton

Reporter : Moch Arifianto

SuaraBojonegoro.com – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, ketersediaan stok beras di setiap gudang yang dikelola oleh Perum BULOG Kanca Bojonegoro dipastikan dalam kondisi aman. Total stok beras yang tersedia saat ini mencapai sekitar 65 ribu ton yang diproyeksikan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dalam beberapa bulan ke depan.

 

Pimpinan Cabang (Pinca) BULOG Bojonegoro, Umar Said, mengatakan stok tersebut terdiri dari sekitar 45 ribu ton beras dan 20 ribu ton Gabah Kering Panen (GKP). Persediaan tersebut diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di tiga wilayah, yakni Kabupaten Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan.

 

“Stok di BULOG saat ini sangat aman, totalnya sekitar 65 ribu ton yang terdiri dari 45 ribu ton beras dan 20 ribu ton GKP. Persediaan ini diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan hingga beberapa bulan ke depan,” ujar Umar Said Pinca Bulog.

Baca Juga:  Meski Lebaran, Angkutan Umum Bukan Bus di Bojonegoro Tetap Sepi Penumpang

 

Selain menjaga ketersediaan stok, Bulog juga terus menyalurkan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) guna menjaga harga beras tetap stabil di pasaran. Hingga saat ini, penyaluran beras SPHP telah mencapai sekitar 1.000 ton dari target tahunan sebesar 5.900 ton.

 

“SPHP yang sudah tersalurkan sekitar 1.000 ton dari target tahun 2026 sejumlah 5.900 ton. Program ini bertujuan untuk menstabilkan harga beras di pasaran,” jelasnya.

 

Umar menambahkan, Harga beras yang beredar di pasaran juga masih berada dalam batas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

 

Dengan ketersediaan stok yang mencukupi serta penyaluran SPHP yang terus berjalan, Bulog berharap harga beras tetap stabil dan kebutuhan masyarakat menjelang Idul Fitri dapat terpenuhi dengan baik. (Rif/Red)