3 ASN Diknas Di Pecat Ditahun 2018, Mbah Doel Harap Sering Ada Pembinaan

oleh

Reporter : Bima Rahmat

SuaraBojonegoro.com – Abdul Wachid selaku Staf Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bojonegoro, menyatakan bahwa selama tahun 2018, Disdik Bojonegoro telah memecat dengan hormat tiga Aparatur Sipil Negara (ASN), lantaran melanggar indispliner. Kamis (03/01/19).

“Sebelum diberhentikan dengan hormat, ke 3 orang ASN tersebut telah dilakukan pembinaan terlebih dahulu yang dilakukan oleh Kantor Disdik Kabupaten Bojonegoro,” katanya.

Selain menindak ASN yang melanggar indisipliner Disdik Bojonegoro, selama tahun 2018, juga menagani 17 kasus perceraian. Hal tersebut sesuai dengan data yang dimiliki oleh PTK Disdik Bojonegoro.

Adapun PTK Disdik Bojonegoro, juga telah menagani tiga ASN yang mengalami sakit syaraf atau sakit jiwa. Sehingga Disdik Bojonegoro, dalam kasus ini tidak mencairkan sertifikasi tenaga pendidikan.

“Tahun 2018 kemarin, juga ada ASN yang melakukan perbuatan yang tidak menyenangkan yang merugikan orang lain,” ujarnya.

Di kasus ini Disdik Bojonegoro telah memberikan sanksi teguran dan ASN tersebut sudah di mutasi. Untuk kasus tersebut terdapat empat orang ASN yang terlibat.

Pria yang akrab disapa mbah Doel, ini berharap di tahun 2019, ini untuk kasus yang melibatkan ASN Disdik Bojonegoro, dapat berkurang. Guna meminimalisir pelanggaran tersebut Disdik Bojonegoro, selalu memberikan pembinaan terhadap ASN dilingkup kerjanya.

“Untuk tahun 2019 ini semoga kasus yang ditangani oleh Kantor Disdik Bojonegoro bisa berkurang, baik itu kasus indisipliner, kasus perceraian maupun kasus ASN yang melakukan perbuatan yang tidak menyenangkan yang merugikan orang lain,” pungkasnya. (Bim/red).