Unigoro Bersama Group Berita Bojonegoro Suport Air Bersih Di Wilayah Kekeringan

oleh

SUARABOJONEGORO.COM – Kemarau panjang yang terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Bojonegoro dan berdampak dengan sulitnya air bersih membuat masyarakat semakin resah meskipun bantuan droping air bersih juga dilakukan oleh instansi pemerintah melalui BPBD Pemkab Bojonegoro maupun kelompok masyarakat lainnya.

Universitas Bojonegoro bersama Group Facebook (FB) Group Berita Bojonegoro) juga tak tinggal diam, melalui data dari postingan member group di GBB akhirnya masih ditemukan wilayah yang mengalami kekeringan dan kesulitan air bersih, sehingga bersama Unigoro kelompok GBB turun lapangan dengan membawa air bersih untuk masyarakat yang masih membutuhkan.

Droping air bersih dilakukan di Desa Mlinjeng tepatnya RT 16 RW 05 Dk Kedungbunder Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro, dan beberapa Desa lainnya. “Masih Ditemukannya wilayah yang kesulitan air bersih ini setelah warga memposting masih ada yang membutuhkan air bersih,” ungkap Lindha salah satu admin GBB, Jum’at (9/11/18).

Kemudian pihak admin langsung berkoordinasi dengan Ketua yayasan Suyitno yang menaungi Unigoro dan langsung melakukan droping air bersih melalui BPBD Bojonegoro.

“Sebelumnya kita cek memang benar adanya wilayah yang masih kesulitan air bersih, namun alhamdulillah berkat kerjasama dengan pihak unigoro kami dapat melakukan droping air bersih,” Lanjut Lindha.

Masyarakat yang menjadinsaaaran droping air bersih, Marfuah mengaku bahwa Selama musim kemarau di tahun 2018 ini warga sangat kesulitan mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, bahkan untuk kebutuhan minum, memasak dan mandi harus mengambil di desa lain dengan jarak yang jauh, dan itupun harus mengantri.

“Sunur kering semua, karena terlalu lama kemarau, alhamdulillah ada yang membantu kami,” tambah Marfuah.

Sementara itu, Ketua Yayasan Suyitno yang menaungi Unigoro, Arif Januarso menyebutkan bahwa kondisi kesulitan air bersih ini memang harus segera mendapatkan penanganan dengan melakukan droping air, karena hal itu menjadi kebutuhan pokok dan penting sehari hari oleh warga.

“Urusan air tidak bisa ditunda karena merupakan kebutuhan hidup yang tidak visa dipisahkan dalam kehidupan setiap hari, dan kami melalui Group Berita Bojonegoro berupaya semaksimal mungkin guna memenuhi kebutuhan warga yang kesulitan air bersih,” Papar Arief Januarso.

Arif Januarso juga mengatakan bahwa kedepan Unigoro akan mengambil Langkah dengan penemuan ide ide yang ada untuk memberikan manfaat bagaima agar wilayah Bojonegoro yang selalu terdampak kesulitan air saat kemarau agar tidak lagi mengalami kesulitan air.

“Kami sudah rencanakan untuk membantu masyarakat saat kemarau ketika daerahnya terdampak, melalui penemuan penemuan di fakultas yang ada akan kami upayakan dapat membantu masyarakat terutama soal sumber air,” lanjutnya.

Tidak hanya itu saja, juga terkait wilayah pertanian yang terkena dampak kekeringan juga menjadi PR bagi Unigoro, sehingga bagaimana saat kekeringan namun sawah petani tetap bisa dikelola dengan baik dan dengan hasil baik. (SB/Nik/Red)