Reporter : Waluyo Wahyu Utomo
SuaraBojonegoro.com – Seorang pejalan kaki meninggal dunia sesaat setelah tertemper KA Ambarawa Ekspress yang melintas dari arah barat ke timur tepatnya di jalur perlintasan kereta api Bojonegoro – Kalitidu, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro. Jumat (02/05/2025)
AKP Agus Elfauzi, S.Sos., M.M Kapolsek Bojonegoro Kota mengungkapkan, korban pejalan kaki berinisial Eh (64), wanita asal Kecamatan Bojonegoro yang diduga hendak menyebrang di jalur kereta api tidak mengetahui akan adanya kereta api Ambarawa Ekspress yang hendak melintas, akibatnya korban tertemper kereta api dengan jurusan Semarang – Surabaya.
“Pada Jam 11:10 terima info dari Asp KA PLB 266 (AMBARAWA EKSPRES) bahwa KA nya ditemper OTK di Km 123+2 petak jalan Bojonegoro (BJ) – Kalitidu (KIT) jalur hulu, Korban melintas berjalan di jalur KA dari selatan menuju ke utara tidak mengetahui adanya KA dari arah barat dan akhirnya menemper KA PLB 266 (AMBARAWA EKSPRES)”, ungkap Kapolsek Bojonegoro Kota AKP Agus Elfauzi, S.Sos., M.M.
Korban wanita yang mengalami luka berat dan meninggal dunia dilokasi kejadian kemudian di evakuasi oleh anggota Polsek Bojonegoro serta PAM Bojonegoro dan selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Bojonegoro.
Akibat kejadian tersebut, meski tidak menimbulkan kerugian meteril, akan tetapi perjalanan KA Ambarawa Ekspress, KA PLB 266 sempat mengalami keterlambatan sekitar 3 menit. (Why/Red)








