SuaraBojonegoro.com – Sebanyak 563 peserta dari 25 Gugus Depan (Gudep) mengikuti kegiatan perkemahan Pramuka Penggalang yang digelar padaJumat–Minggu, 14–16/8/2026, di Bumi Perkemahan Siti Inggil, Desa Sambeng, Kecamatan Kasiman. Peserta berasal dari jenjang SD/MI dan SMP/MTs se kasiman
Kegiatan ini mengusung semangat “Merawat Tradisi, Menjaga Alam dan Mengukir Prestasi.” Berbagai kegiatan disiapkan untuk memberikan pengalaman pendidikan kepramukaan yang menyenangkan sekaligus membentuk karakter peserta didik.
Ketua Panitia, Kak Dian Ika Setyaningrum, M.Pd, saat ditemuai awak media mengatakan kegiatan tersebut menjadi sarana pertemuan bagi anggota Pramuka Penggalang untuk meningkatkan kemandirian, ketangkasan, kedisiplinan, dan tanggung jawab
Sementara itu, Kak R. Heri Kuswantara, M.Pd selaku Ketua Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Kasiman, berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan generasi penerus bangsa yang tangguh, mandiri, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
Rangkaian kegiatan meliputi kegiatan keagamaan, keterampilan Penggalang, wawasan, dan ketangkasan Seluruh kegiatan dirancang untuk menanamkan nilai-nilai karakter sekaligus memperkuat semangat persaudaraan dan kebersamaan.
Pelaksanaan perkemahan juga mendapat dukungan luar biasa dari masyarakat sekitar. Sebanyak 30 rumah penduduk dimanfaatkan sebagai base camp sekaligus mendukung fasilitas MCK bagi peserta. Dukungan tersebut menjadi wujud nyata gotong royong masyarakat dalam menyukseskan kegiatan kepramukaan.
Selain kegiatan pendidikan kepramukaan, peserta dan panitia juga melaksanakan bakti sosial serta santunan bagi keluarga kurang mampu di sekitar lokasi kegiatan yang menyasar sekitar 50 rumah penduduk, Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam menanamkan nilai kepedulian dan semangat berbagi kepada sesama.
Segenap Pengurus Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Kasiman menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Forkopimca Kasiman, Kepala Desa Sambeng Kak Pujianto, para Kamabigus, pembina gudep, masyarakat Desa Sambeng, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini.
Sinergi antara Gerakan Pramuka, pemerintah, satuan pendidikan, dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam membangun pendidikan karakter generasi muda.
Melalui kegiatan ini, Pramuka diharapkan tidak hanya menjadi tempat belajar keterampilan dan ketangkasan, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun kemandirian, memperkuat disiplin, menumbuhkan tanggung jawab, mencintai alam, peduli kepada sesama, dan mengukir prestasi. ( Sew/red)








