Reporter : Dewi Wulan
SuaraBojonegoro.com – Sebagai bentuk upaya melestarikan burung di Bojonegoro, Jawa Timur dan menghadirkan para pecinta burung berkicau diseluruh Nusantara, PBI (Pelestari Burung Indonesia) Bojonegoro akan menggelar lomba burung lokal berskala nasional dengan Tema Baresta Cup 2 yang akan dilaksanakan pada hari Minggu 27 Oktober 2024 pukul 09.00 wib.
Kegiatan yang akan dilaksanakan dihalaman Kafe Baresta di Desa Bangilan, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur ini akan mengundang seluruh penghobi burung seluruh Indonesia.
“Lomba burung berkicau tingkat nasional ini yang kedua kalinya di gelar di Bojonegoro, tujuannya melestarikan lingkungan,” kata Roni Selaku ketua penyelenggara, Kamis (10/10/2024).
Dikatakan juga oleh Roni, bahwa PBI merupakan Organisasi terkemuka di Indonesia dalam mewujudkan kosep pemanfaatan Sumberdaya burung secara lestari.
Kegiatan ini adalah untuk mengendalikan kegiatan pemanfaatan burung agar lebih berwawasan konservasi. Serta Menjalin kerjasama dengan berbagai pihak dalam menunjang program konservasi burung, baik secara ex-situ maupun in-situ.
“Selain itu juga sebagai bentuk Meningkatkan upaya pelestarian burung antara lain melalui program penangkaran, penyadaran serta pemberdayaan mayarakat,” Tambahnya.
Adapun kelas yang akan dilombakan diantaranya adalah kelas Rawa Sumber Rejeki, kelas Luwih Apik, kelas Mutiara pasir, kelas Baresta, kelas Malowopati, dan Kelas Jogo Bojonegoro, dengan total hadiah Rp83 juta tanpa ada potongan.
“Kita tidak akan memotong hadiah dari semua kelas akan tetapi masing masing ada biaya pendaftarannya untuk tiap perkelas dan terjangkau khusus untuk masyarakat lokal meski event skala nasional,” Beber Pengusahan muda ini.
Adapun peserta yang mendaftar saat ini sudah mencapai 686, sehingga panitia menyampaikan pad apecinta burung agar segera memesan tiket dan masih disediakan oleh panitia.
Selain itu, Roni juga menyampaikan bahwa adanya lomba burung ini otomatis akan mendatangkan wisatawan domestik ke Bojonegoro, Di harapkan, peserta yang mengikuti lomba harus menginap di Bojonegoro dan bus melihat suasana kabupaten Bojonegoro. (Red/Rum)








