Kriuknya Kuliner Belalang Bojonegoro, Membuat Para Tentara Ini Ketagihan

oleh -

Reporter : Sasmito Anggoro

SuaraBojonegoro.com – Keunikan Kuliner di Indonesia tak pernah terhentikan, selalu ada yang menarik dan menjadi perhatian masyarakat, menjadi negara yang kaya akan kulinernya. Setiap daerah memiliki kekhasan pada setiap hidangannya. Selain terkenal karena kaya akan rempah-rempahnya, kuliner Indonesia juga memiliki keunikannya masing-masing.

Meskipun bukan menjadi pusat kuliner di Indonesia, Bojonegoro mempunyai keunikan kuliner yang jarang dimiliki oleh daerah lain, yaitu Kuliner Belalang, yaitu Hewan yang selama ini dianggap hama bagi sebagian orang, di Bojonegoro diproduksi sebagian orang menjadi kuliner belalang goreng dan bahkan dijuak di warung makan atau di pinggir-pinggir jalan di Bojonegoro. Namun tidaklah mudah mendapatkan kuliner ini, karena untuk mendapatkannya pun saat musim belalang.

Anggota Kodim 0813 Bojonegoro yang sedang bertugas di lokasi Pra TMMD di Desa Jatimulyo, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, sangat menikmati kuliner belalang, dengan rasanya yang khas, gurih serta kriuknya yang membuat ketagihan dan selalu ingin menikmati kuliner dari hama tanaman petani ini.

“Kuliner belalang ini rasanya memang khas, namun sangat sulit untuk didapatkan jika tidak musimnya, sehingga untuk bisa menikmati kuliner belalang ini tidak bisa setiap saat atau setiap kita menginginkannya,” kata Koptu Puntiyono, salah satu anggota Kodim Bojonegoro yang bertugas di Koramil Malo.

Untuk mendapatkan belalang mentah dirinya harus membeli dari masyarakat pinggiran hutan dan kemudian memasaknya, dengan menggunakan bahan bahan bumbu yang diracik sedemikian rupa guna mendapatkan rasa yang nikmat dan kriuknya mampu membuat rekan rekannya ketagihan dan selalu ingin mencobanya.

“Saya goreng kemudian saya bawa ke Lokasi kegiatan dan saya nikmati bersama teman teman di lokasi Persiapan TMMD ke 110, ternyata banyak teman teman yang ketagihan,” Kata Koptu Puntiyono.

Karena banyak teman temannya yang ketagihan, sehingga sering membuat Pria dengan balok merah dua dilengannya ini harus sering memasak belalang dan kemudian di bawa ke lokasi kegiatan pra TMMD, dan dimakan secara bersama sama dengan para tentara yang lain saat jam makan tiba.

Bahkan tak tanggung tanggung, tidak sedikit temannya memesan untuk dimasakkan belalang sesuai keinginannya dan kemudian menjadi kebiasaan, sehingga membuat Koptu Puntiyono harus sering membuat kuliner belalang. “Alhamdulillah banyak rekan yang suka dan ketagihan makan kuliner gorengan belalang, dan saya harus sering mendapatkan belalang mentah untuk di masak,” Tambahnya.

Belalang yang diolah merupakan belalang kayu yang banyak ditemui di dahan pohon jati atau tanaman jagung, serta semak-semak yang tumbuh wilayah hutan di Kabupaten Bojonegoro. Menurut salah satu anggota TNI yang sama sama bertugas bersama Puntiyono, yaitu Koptu Benny, yang mencicipinya rasa belalang goreng seperi rasa udang, gurih dan renyah. Sebagian besar orang yang pernah mencicipinya mengatakan rasanya yang gurih, renyah dan enak seperti udang akan membuat siapapun yang mencoba akan ketagihan.

“Rasanya sangat gurih seperti udang, apalagi kalau di goreng kering justru membuat lidah saya semakin tak ingin berhenti menikmatinya,” ujar Koptu Benny.

Dari data yang di himpun suaraBojonegoro.com, Warga Bojonegoro yang biasa mengolah belalang goreng dengan berbagai cara, mulai mencoba mengkreasikannya dengan bumbu 3 varian rasa, yaitu rasa gurih, pedas dan manis. Untuk mengolah lauk lezat ini cukup gampang, bumbu yang digunakan sangat sederhana, yaitu ketumbar, garam, dan bawang putih. Bagi yang menyukai rasa pedas, bisa menggunakan beberapa cabai saat mengolahnya. (SAS*)