Tingkatkan Profesionalisme Penulis Dalam Pembinaan Penulis Muda

oleh -51 views

Reporter : Arum Sekar

SuaraBojonegoro.com – Untuk meningkatkan bakat minat para penulis muda di Kabupaten Bojonegoro agar bisa menyampaikan hasil karya tulis yang profesional dan menjadi karya tulis yang baik, Dinas Perpustakaan Bojonegoro melakukan pembinaan bagi para penulis muda.

Kegiatan yang digelar di gedung SMK Negeri 1 Bojonegoro pada 19 Oktober 2020 lalu merupakan kesempatan yang bisa dimanfaatkan bagi para penulis muda Bojonegoro agar lebih profesional dalam berkarya sehingga bisa menampilkan tulisan yang mampu di konsumsi oleh masyarakat secara luas.

Dalam penyampaiannya, Drs.Kamidin M.Si selaku Kepala Dinas Perpustakaam Kabupaten Bojonegoro sangat mengapresiasi kegiatan pertama kali yang baru digelar ini. Dirinya secara prinsip akan mendorong DNA membantu pembinaan para penulis dalam meningkatkan profesionalismenya.

“Kami sangat apresiasi dan akan terus mendorong kegiatan seperti ini agar para penulis bisa lebih profesional dalam berkarya,” Ucap Kamidin, Senin (26/10/2020).

Pada kegiatan tersebut para penulis Nasional hadir diantaranya adalah Tjahyono M.PD, Susanto M.PD. yang juga penulis nasional serta Dra. Emy  Sudarwati merupakan juara menulis tingkat nasional.

Sementara itu, Sukarni. MM, selaku Pembinaan para penulis muda dan juga  Pengelola Perpustakaan Desa, dihadapan 50 peserta yang hadir dengan menggunakan protokol Covid 19, memaparkan bahwa banyaknya para penulis di Bojonegoro perlu dilakukan pembinaan dan juga memberikan wadah serta pelatihan agar para penulis bisa melakukan karyanya lebih baik.

“Dengan mengasah kemampuan dan juga bakat dalam menulis akan terus bisa mendorong para penulis dalam mengembangkan bakatnya, sehingga akan bermanfaat bagi pribadi dan juga masyarakat serta Daerahnya,” Papar Sukarni.

Kegiatan seperti ini menurut Sukarni akan terus dilakukan dengan inten agar para penulis muda di Bojonegoro menjadi penulis yang handal dalam merangkai naskah naskah yang mampu  ikut membangun  Bojonegoro kedepan. (Rum/SAS)