Bupati Bojonegoro Keluarkan Surat Larangan Penggunakan Jebakan Tikus dengan Listrik

oleh -536 views

Reporter : Yudianto

SuaraBojonegoro.com – Pasca kejadian meninggalnya satu keluarga yang tedapat 4 orang nyawanya melayang akibat jebakan tikus di sawah, di Desa Tambahrejo, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, dan meninggalkan duka yang mendalam akibat keteledoran warga yang lain saat menggunakan jebakan tikus dengan aliran listrik PLN, sehingga Bupati Bojonegoro mengeluarkan surat larangan penggunaan aliran listrik untuk jebakan tikus.

Hal itu disampaikan oleh Bupati Bojonegoro Anna Muawanah melalui suratnya tertanggal 22 Oktober yang dikirim kepada camat camat se Kabupaten Bojonegoro untuk disampaikan kepada seluruh kepala Desa guna mengantisipasi dan mencegah timbulnya korban selanjutnya akibat jebakan tikus dari aliran listrik agar menertibkan dan melarang petani yang menggunakan jebakan tikus dari aliran listrik baik bersumber dari PLN maupun Genset.

Selanjutnya diharapkan kepada Camat melalui kades masing masing Desa untuk melakukan sosialisasi pengendalian hama dan larangan penggunaan listrik untuk jebakan tikus. Diharapkan kades melakukan sosialisasi rutin DNA berkala serta pemasangan sanduk peringatan kepada petani akan bahaya jebakan tikus dengan aliran listrik tersebut.

Bupati Anna Muawanah dalam suratnya juga meminta kepada seluruh Camat melalui Kades untuk gerakan bersama pengendalian hama tikus dan penyakit tanaman lainya secara serantak serta bersama sama melibatkan PPL, POP PHP, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Gapoktan, Poktan dan Petani langsung diwilayah masing masing.

Bupati juga mengharap dalam suratnya untuk membuat peraturan perundang undangan ditingkat Desa tentang perlindungan terhadap hewan predator seperti burung hantu, ular sawah dan binatang predator lainnya untuk pengendalian hama tikus.

Anggaran APBDes juga harus dialokasikan untuk mendukung ketahanan pangan melalui kegiatan pengendalian hama dan penyakit yang aman dan ramah lingkungan. (Yud/SAS)