SuaraBojonegoro.com | Jombang – Semangat persaudaraan lintas organisasi keagamaan mewarnai persiapan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang akan berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, 27–31 Agustus 2026.
Muhammadiyah turut mengambil bagian dalam mendukung kelancaran hajatan besar NU tersebut. Dukungan tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan konsumsi gratis, tetapi juga pengerahan personel keamanan dari Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) serta layanan kesehatan bagi peserta dan penggembira Muktamar.
Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU sekaligus Ketua Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU), KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq, menyampaikan apresiasi atas dukungan Muhammadiyah tersebut.
Menurut Gus Rozaq, sekitar 100 hingga 200 personel Kokam Muhammadiyah akan ikut membantu pengamanan bersama Banser, Pagar Nusa, TNI dan Polri.
“Alhamdulillah, ada bantuan dari Kokam Muhammadiyah, sekitar 100 sampai 200 personel. Mereka datang ke sini dan siap mendukung pengamanan,” ujar Gus Rozaq saat ditemui di Kantor Yayasan PPBU, Kamis (20/8/2026).
Siapkan 10.000 Porsi Bakso dan Kopi
Dukungan Muhammadiyah juga hadir dalam bentuk pelayanan konsumsi gratis. Sebanyak 10.000 porsi bakso disiapkan untuk para penggembira atau muhibbin yang diperkirakan akan memadati kawasan Jombang selama Muktamar berlangsung.
Tak hanya itu, Muhammadiyah juga menyiapkan 10.000 porsi kopi dan telur hangat sebagai bagian dari pelayanan bagi masyarakat yang hadir.
Kehadiran layanan konsumsi gratis ini diharapkan dapat membantu para penggembira yang datang dari berbagai daerah, sekaligus memperkuat suasana kebersamaan selama pelaksanaan Muktamar.
Selain konsumsi dan pengamanan, Muhammadiyah juga menyiapkan dukungan di bidang kesehatan. Sejumlah ambulans dan tenaga medis akan diterjunkan untuk membantu memberikan pelayanan kepada peserta maupun masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis.
Layanan kesehatan Muhammadiyah tersebut nantinya bersinergi dengan posko kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang serta rumah sakit rujukan.
Gus Rozaq menilai keterlibatan Muhammadiyah menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran Muktamar NU ke-35. Kolaborasi lintas organisasi keagamaan tersebut menunjukkan kuatnya semangat persaudaraan dan kepedulian dalam menyukseskan agenda besar keumatan.
Muhammadiyah Bojonegoro Siap Bergabung
Dukungan juga datang dari Muhammadiyah Kabupaten Bojonegoro yang secara geografis merupakan daerah tetangga Jombang.
Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bojonegoro, Sholikin Jamik, mengatakan jajaran Muhammadiyah Bojonegoro telah bersiap bergabung bersama anggota Muhammadiyah lainnya di arena Muktamar NU.
Menurutnya, kehadiran relawan Muhammadiyah Bojonegoro merupakan bentuk kepedulian dan semangat untuk ikut membantu kelancaran pelaksanaan Muktamar.
Sebagai kabupaten yang berbatasan dengan Jombang, Muhammadiyah Bojonegoro memiliki posisi strategis untuk turut mengambil bagian dalam mendukung kegiatan tersebut, khususnya dalam semangat kebersamaan dan gotong royong.
Muktamar ke-35 NU dijadwalkan berlangsung pada 27–31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang. Ribuan peserta dan penggembira dari berbagai daerah diperkirakan akan hadir dalam agenda besar tersebut.
Dukungan Muhammadiyah melalui Kokam, layanan kesehatan, ambulans, hingga puluhan ribu porsi makanan dan minuman gratis menjadi gambaran nyata semangat kebersamaan lintas organisasi dalam menyukseskan Muktamar NU ke-35. (Red)








