Kompak Bersihkan Sekolah, Wali Murid dan Guru SDN Katur 2 Gotong Royong Sambut Adiwiyata

SuaraBojonegoro.com – Semangat gotong royong terlihat di SD Negeri Katur 2, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (8/8/2026). Para wali murid, siswa, dan guru bersama-sama membersihkan halaman serta lingkungan sekolah sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan kenyamanan tempat belajar.

Kegiatan tersebut dilakukan atas kesadaran dan kemauan para wali murid yang ingin turut berkontribusi menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman bagi anak-anak.

Sejak pagi, para wali murid bersama guru dan siswa tampak bahu-membahu membersihkan halaman sekolah. Mereka menyapu, mengumpulkan sampah, merapikan lingkungan, hingga membersihkan sejumlah area yang membutuhkan perhatian.

Bagi para wali murid, kegiatan tersebut bukan sekadar membersihkan lingkungan sekolah. Lebih dari itu, gotong royong menjadi bentuk dukungan terhadap pendidikan anak sekaligus upaya menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman.

Baca Juga:  Apresiasi Warga Gotong Royong Benahi Tanggul, Wabup Minta Dinas Terkait Prioritaskan Pintu Air

“Kami bangga anak-anak kami dan sekolahnya bersih. Harapannya, para murid menjadi lebih baik, sehat, dan nyaman dalam belajar,” ungkap salah satu wali murid, Heni Rahmawati.

Menurutnya, keterlibatan orang tua dalam kegiatan sekolah juga menjadi contoh positif bagi anak-anak. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan para orang tua diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian siswa terhadap kebersihan lingkungan sejak dini.

Sementara itu, Kepala SD Negeri Katur 2, Lilik Julianti, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para wali murid, siswa, serta guru yang telah meluangkan waktu untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan sekolah.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan gotong royong dalam membersihkan lingkungan sekolah. Selain menjadi kegiatan rutin, kegiatan ini juga untuk menyambut Sekolah Adiwiyata nantinya. Semoga mendapatkan hasil yang terbaik,” kata Lilik.

Baca Juga:  Meski Tanpa BKD, Warga Desa Kepohkidul Tetap Optimis Bangun Insfraktruktur Desanya Dengan Kerja Bhakti

Ia berharap semangat kebersamaan tersebut dapat terus dipertahankan. Menurutnya, lingkungan sekolah yang bersih dan sehat tidak hanya mendukung program Adiwiyata, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan bagi siswa.

Gotong royong di SDN Katur 2 pun menjadi gambaran bahwa mewujudkan sekolah yang bersih dan peduli lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab pihak sekolah. Dengan keterlibatan guru, siswa, dan orang tua, budaya menjaga lingkungan dapat tumbuh menjadi kebiasaan bersama.

Dari halaman sekolah yang bersih, tumbuh semangat belajar yang sehat dan nyaman. Dari gotong royong, lahir kepedulian terhadap lingkungan. (Red)