Dorong Peluang Usaha, KKNTK 09 Unigoro Bersama Masyarakat dan Bhabinkamtibmas Gelar Lokakarya Briket Janggel Jagung

SuaraBojonegoro.com — Kelompok 09 Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaboratif (KKNTK) Universitas Bojonegoro (Unigoro) menggelar lokakarya pembuatan briket berbahan dasar janggel jagung pada Jumat (7/8/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di kediaman Bapak Kusen selaku Ketua Poktan Roso Unggul, Desa Clebung, Kecamatan Bubulan, Kabupaten Bojonegoro.

 

Kegiatan ini diikuti oleh masyarakat Desa Clebung sebagai upaya mengenalkan pemanfaatan limbah pertanian menjadi produk yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi. Lokakarya tersebut juga menjadi tindak lanjut dari arahan PKH Kabupaten Bojonegoro yang melihat briket janggel jagung sebagai salah satu potensi usaha yang dapat dikembangkan, khususnya bagi ibu-ibu penerima PKH.

 

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai proses pengolahan janggel jagung yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal menjadi briket sebagai alternatif bahan bakar. Selain penyampaian materi, peserta juga melakukan praktik secara langsung mulai dari pengolahan bahan hingga proses pencetakan briket bersama mahasiswa KKNTK 09 Unigoro.

Baca Juga:  KKNTK 26 Unigoro Lakukan Digitalisasi Geopark Fosil Gigi Hiu

 

Praktik pembuatan briket berlangsung secara interaktif dengan melibatkan masyarakat secara langsung. Bhabinkamtibmas Desa Clebung, Imam, turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut dengan mengikuti proses pembuatan briket bersama peserta.

 

Melalui lokakarya ini, masyarakat diharapkan mampu melihat potensi janggel jagung sebagai produk yang memiliki nilai tambah. Selain membantu mengurangi limbah pertanian, pengembangan briket juga diharapkan dapat menjadi peluang usaha produktif yang dapat mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat Desa Clebung.

 

Kegiatan berjalan dengan lancar dan mendapat antusiasme dari masyarakat. Dengan adanya praktik secara langsung, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai pembuatan briket, tetapi juga mendapatkan gambaran mengenai peluang pengembangan usaha berbasis pemanfaatan limbah pertanian secara berkelanjutan. (Red)