KKN-TK Unigoro Tanam Trembesi, Hijaukan Sumber Mata Air Dusun Bunten

SuaraBojonegoro.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-TK) Universitas Bojonegoro (Unigoro) Kelompok 02 melaksanakan kegiatan penanaman pohon trembesi di kawasan sumber mata air Dusun Bunten, Desa Tondomulo. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan sekaligus upaya menjaga keberlanjutan sumber daya air melalui penghijauan kawasan resapan.

 

Program penanaman pohon tersebut dilaksanakan secara kolaboratif bersama Perhutani Bunten, Kepala Desa Tondomulo,  Yanto, dan *Kepala Dusun Bunten,  Jamin. Sinergi antara Perhutani, pemerintah desa, pemerintah dusun, dan mahasiswa KKN-TK Unigoro Kelompok 02 menjadi wujud nyata kolaborasi dalam menjaga kelestarian hutan serta sumber mata air yang menjadi penopang kebutuhan masyarakat.

 

Pohon trembesi dipilih karena memiliki sistem perakaran yang kuat dan tajuk yang lebar sehingga mampu meningkatkan daya resap air ke dalam tanah, mengurangi risiko erosi, serta menjaga keseimbangan ekosistem di sekitar kawasan sumber mata air. Penanaman pohon ini diharapkan menjadi investasi lingkungan yang memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.

Baca Juga:  Tingkatkan kreativitas Anak, Mahasiswa KKN-TK Unigoro Adakan Lomba Mewarnai Bertema Rusa Timor

 

Kepala Desa Tondomulo, Bapak *Yanto*, mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN-TK Unigoro Kelompok 02 yang menginisiasi kegiatan penghijauan tersebut. Menurutnya, menjaga sumber mata air merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

“Kami mengapresiasi kegiatan penanaman pohon ini sebagai langkah nyata dalam menjaga kelestarian sumber mata air di Dusun Bunten. Semoga pohon yang ditanam hari ini dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta generasi mendatang,” ujar Yanto.

 

Sementara itu, Kepala Dusun Bunten, Jamin, menyampaikan harapannya agar masyarakat turut berperan aktif dalam merawat pohon yang telah ditanam sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

 

“Penanaman pohon bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi merupakan bentuk tanggung jawab bersama untuk menjaga kelestarian sumber mata air. Kami berharap masyarakat ikut merawat pohon-pohon ini agar dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat bagi lingkungan,” ungkap Jamin.

Baca Juga:  Kelompok KKNTK 09 Unigoro Telurusi Potensi Tersembunyi di Clebung, Temukan Jejak Peninggalan Hindia Belanda

 

Perwakilan *Perhutani Bunten* juga menegaskan bahwa kegiatan penghijauan di kawasan sumber mata air merupakan salah satu upaya penting dalam menjaga fungsi kawasan hutan sebagai daerah resapan air. Kolaborasi dengan mahasiswa dan pemerintah desa diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

 

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-TK Unigoro Kelompok 02 berharap penanaman pohon trembesi tidak berhenti pada proses penanaman saja, tetapi menjadi awal dari gerakan bersama dalam menjaga kawasan sumber mata air. Dengan perawatan yang berkelanjutan, pohon-pohon tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat ekologis, menjaga ketersediaan air, serta mendukung terwujudnya lingkungan yang hijau dan lestari bagi masyarakat Desa Tondomulo. (Lis)