SuaraBojonegoro.com – Upaya menanamkan kecintaan terhadap sejarah dan budaya lokal perlu dilakukan sejak usia dini. Berangkat dari semangat tersebut, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaboratif (KKN-TK) Kelompok 05 Universitas Bojonegoro melaksanakan sosialisasi buku Jejak Soko Cilik kepada siswa sekolah dasar di Desa Soko, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro. Kegiatan ini diselenggarakan di SD Negeri 1 Soko, SD Negeri 2 Soko, dan SD Negeri 4 Soko sebagai bentuk pengenalan sejarah, budaya, serta potensi desa melalui media literasi yang menarik dan mudah dipahami anak-anak. Selasa (4/8/2026).
Buku Jejak Soko Cilik merupakan salah satu luaran program kerja KKN-TK Kelompok 05 yang disusun berdasarkan hasil observasi lapangan, wawancara dengan tokoh masyarakat, perangkat desa, serta para sesepuh di setiap dusun di Desa Soko. Seluruh informasi kemudian dirangkum menjadi sebuah buku yang memuat sejarah terbentuknya Desa Soko, asal-usul nama dusun, tradisi dan kearifan lokal, situs bersejarah, hingga potensi alam dan budaya yang menjadi identitas desa. Kehadiran buku ini diharapkan mampu menjadi sumber belajar yang dekat dengan kehidupan siswa sehingga mereka lebih mudah memahami sejarah daerahnya sendiri.
Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa memperkenalkan isi buku melalui penyampaian materi secara interaktif, membaca bersama, permainan edukatif, serta sesi tanya jawab. Suasana sosialisasi berlangsung hangat dan penuh antusias. Para siswa tampak aktif menjawab pertanyaan, berbagi pengetahuan tentang lingkungan tempat tinggal mereka, serta menunjukkan rasa ingin tahu terhadap berbagai cerita sejarah yang terdapat di dalam buku.
Koordinator Program Kerja Jejak Soko Cilik, Dimas Surya Atmaja, menjelaskan bahwa penyusunan buku tersebut dilatarbelakangi oleh keinginan mahasiswa untuk menghadirkan media pembelajaran yang mengangkat sejarah lokal agar lebih dikenal oleh generasi muda.
“Buku Jejak Soko Cilik kami susun sebagai media pembelajaran berbasis kearifan lokal. Kami ingin anak-anak tidak hanya mengetahui sejarah Desa Soko, tetapi juga memahami nilai-nilai budaya yang diwariskan oleh para pendahulu. Harapannya, buku ini mampu menumbuhkan rasa bangga terhadap desa sendiri sekaligus meningkatkan minat baca dan kepedulian mereka untuk menjaga warisan budaya di masa mendatang,” ujar Dimas Surya Atmaja.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari Kepala SD Negeri 1 Soko, Reni, yang mewakili pihak sekolah. Menurutnya, sosialisasi buku Jejak Soko Cilik menjadi pengalaman belajar yang berbeda karena materi yang disampaikan berasal dari lingkungan sekitar siswa sehingga lebih mudah dipahami dan diingat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN-TK Universitas Bojonegoro yang telah menghadirkan buku Jejak Soko Cilik sebagai media pembelajaran bagi anak-anak. Kami berharap buku ini dapat dimanfaatkan dalam kegiatan literasi sekolah sehingga siswa semakin mengenal sejarah, budaya, dan potensi Desa Soko serta tumbuh rasa cinta terhadap daerah tempat mereka tinggal,” tutur Reni.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, mahasiswa KKN-TK Kelompok 05 Universitas Bojonegoro berharap buku Jejak Soko Cilik tidak hanya menjadi luaran program kerja, tetapi juga menjadi media literasi yang terus dimanfaatkan oleh sekolah sebagai bahan pembelajaran berbasis potensi lokal. Dengan demikian, sejarah, budaya, dan identitas Desa Soko dapat terus dikenalkan kepada generasi muda sebagai bagian dari upaya pelestarian warisan budaya daerah. (Red)








