Reporter : Waluyo Wahyu Utomo
SuaraBojonegoro.com – Pemerintah Desa Bumirejo, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro mengalokasikan penyertaan modal kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebesar Rp311.173.350 pada tahun anggaran 2025. Pemerintah desa menyebut anggaran tersebut berasal dari alokasi ketahanan pangan desa yang disesuaikan dengan perubahan regulasi penggunaan Dana Desa. Minggu (21/06/2026).
Kepala Desa Bumirejo, Moh. Sunardi, menjelaskan penyertaan modal tersebut digunakan untuk pembangunan sarana air berupa sumur bor, jaringan distribusi, serta toren yang nantinya dikelola melalui BUMDes.
“Untuk penyertaan BUMDes itu penggalian dari anggaran ketahanan pangan. Anggaran tersebut kami buat untuk sumur bor dua unit beserta jaringan, kemudian toren beserta jaringannya,” ujar Moh. Sunardi kepada media ini.
Berdasarkan data yang diperoleh media ini, Desa Bumirejo pada tahun anggaran 2025 menerima Dana Desa (DD) sebesar Rp1.143.182.000. Dari total anggaran tersebut, pemerintah desa mengalokasikan Rp311.173.350 sebagai penyertaan modal BUMDes.
Moh. Sunardi mengatakan, sebelumnya pemerintah desa telah merencanakan penggunaan anggaran ketahanan pangan untuk mendukung sektor pertanian, salah satunya pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT). Namun, rencana tersebut berubah setelah adanya regulasi yang mengatur penggunaan alokasi ketahanan pangan dari Dana Desa.
“Dulu semestinya kita buat ketahanan pangan, JUT untuk pertanian. Berhubung ada perubahan PP yang mengacu 20 persen, tidak boleh dipergunakan untuk pertanian termasuk JUT,” jelasnya. (Why/Red)








