Reporter : Wahyu Utomo
SuaraBojonegoro.com – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Bojonegoro-Babat, tepatnya di wilayah Desa Baureno, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, Minggu (23/8/2026) sekitar pukul 11.45 WIB. Kecelakaan tersebut melibatkan truk tronton dan sepeda motor Honda Vario.
Akibat kecelakaan itu, seorang penumpang sepeda motor, Sulastri (85), warga Dusun Sendang Anyar, Desa Bumiayu, Kecamatan Baureno, meninggal dunia setelah terjatuh dan terseret ke kolong truk.
Kapolsek Baureno AKP M Sholeh mengatakan, kecelakaan melibatkan truk tronton bernomor polisi S 8960 UA yang dikemudikan Mokh. Arif Nurhamid (43), warga Kabupaten Gresik, dengan sepeda motor Vario bernomor polisi S 6598 DA yang dikendarai Mukanah (46), warga Desa Bumiayu, Kecamatan Baureno.
“Korban Sulastri merupakan penumpang sepeda motor yang dikendarai Mukanah. Korban meninggal dunia setelah terjatuh dan masuk ke kolong truk,” ujar AKP M Sholeh.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kejadian bermula ketika truk tronton melaju perlahan dari arah barat menuju timur di sekitar depan Perempatan Gajah Bolong.
Pada saat bersamaan, sepeda motor Vario yang dikendarai Mukanah dengan membonceng Sulastri melaju dari arah yang sama dan berusaha mendahului truk melalui sisi kiri.
Diduga karena ruang yang sempit, sepeda motor tersebut mengalami selip dan terjatuh ke arah kanan. Sulastri yang berada di boncengan kemudian terpental hingga masuk ke kolong truk dan terseret.
Petugas kemudian melakukan penanganan di lokasi kejadian. Korban selanjutnya dievakuasi ke RS Karangkembang, Kecamatan Babat.
AKP M Sholeh mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan dan tidak memaksakan diri ketika hendak mendahului kendaraan lain.
“Pastikan kondisi jalan dan jarak aman sebelum menyalip. Jangan mengambil risiko ketika ruang untuk mendahului sempit,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pengendara sepeda motor untuk selalu menggunakan helm standar, menjaga jarak aman dengan kendaraan besar, serta mengurangi kecepatan ketika melintas di kawasan persimpangan.
“Keselamatan adalah yang utama. Jangan terburu-buru dan selalu patuhi aturan lalu lintas agar terhindar dari kecelakaan,” pungkasnya. (Why/Sas)








