Gagal Menyalip di Jalur Kiri, Pemotor Terlibat Kecelakaan dengan Truk Fuso di Balen

Reporter : Moch Arifianto

 

SuaraBojonegoro.com – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur utama Bojonegoro-Babat, tepatnya di wilayah Desa Sobontoro, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro pada Minggu malam (28/12/2025) sekitar pukul 23.30 WIB. Insiden ini melibatkan satu unit sepeda motor Honda Vario dan sebuah truk Fuso Hino.

 

Dari data yang dihimpun awak media SuaraBojonegoro.com, bahwa Kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Vario bernopol S-3727-ABJ yang dikendarai oleh Sakroni Mahfud (56), warga setempat, melaju dari arah barat menuju timur. Setibanya di lokasi kejadian, pengendara motor berusaha mendahului truk Fuso Hino bernopol L-8075-UK yang dikemudikan oleh Muhamad Ali (28) dari sisi sebelah kiri.

 

Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro, Ipda Septian, menjelaskan bahwa kecelakaan dipicu oleh adanya halangan di bahu jalan saat pengendara motor sedang melakukan manuver menyalip.

Baca Juga:  Haaa..!! Kecelakaan Lalulintas Libatkan Karyawan Cenderung Naik?

 

“Berdasarkan keterangan saksi di lapangan, saat pengendara motor menyalip dari sisi kiri, terdapat seorang pejalan kaki di tepian jalan. Pengendara motor kemudian berusaha menghindari pejalan kaki tersebut dengan mengambil haluan ke kanan,” ungkap Ipda Septian.

 

Nahas, karena jarak yang sudah terlalu dekat dengan badan truk Fuso, senggolan tidak dapat terhindarkan. Pengendara motor kehilangan kendali hingga terjadi kecelakaan lalu lintas.

 

 

Akibat kejadian tersebut, Sakroni Mahfud mengalami luka-luka dan segera dilarikan ke RSUD Bojonegoro untuk mendapatkan perawatan medis. Hingga berita ini diturunkan, korban dilaporkan mengalami luka ringan (LR).

Selain menimbulkan korban luka, kecelakaan ini juga mengakibatkan kerugian materiil pada kedua kendaraan yang terlibat.

Baca Juga:  Inilah Penyebab Kecelakaan Beruntun di Jalan Nasional Kalitidu Bojonegoro!

 

Tidak ada Korban Jiwa dalam insiden tersebut, namun satunorang mengalami luka ringan, dan

Kerugian Materiil Ditaksir mencapai Rp 7.000.000,

 

 

Menanggapi insiden ini, Ipda Septian mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati, terutama saat hendak mendahului kendaraan besar.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mendahului dari sisi kiri, terutama pada malam hari dengan visibilitas terbatas. Pastikan jarak aman dan ruang yang cukup sebelum melakukan manuver agar keselamatan tetap terjaga,” tegasnya. (Rif/Red)

 

Editor: Sasmito Anggoro