Warga Temukan Mortir Aktif Dibawah Jembatan Kaliketek

oleh

SUARABOJONEGORO.COM – Warga Desa Banjarjo, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro, digegerkan dengan penemuan mortir dan peluru aktif di bawah jembatan Kaliketek. Yulianto, salah satu warga setempat menuturkan bahwa penemuan mortir dan peluru aktif tersebut bermula saat dirinya melihat anak-anak bermain Mortir yang masih aktif, dan menurut informasi warga yang menemukan mortir dan amunisi tersebut orang yang biasa mendulang Emas dibantaran Sungai bengawan Solo. Senin (08/10/18).

Mendapati anak-anak tersebut bermain peluru ersebut dirinya merasa khawatir dan langsung memerintahkan anak-anak tersebut untuk menyembunyikannya di bawah pohon pisang.

“Saksinya pak su, maka mortir tersebut di kembalikan ke asal,” katanya.

Kepada suarabojonegoro.com, dirinya menegaskan bahwa penemuan mortir dan peluru tersebut awalnya ditemukan oleh orang yang yang kesehariannya bekerja sebagai pendulang emas di bantaran Sungai Bemgawan Solo.

“Saat itu digunakan untuk mainan anak-anak, selanjutnya oleh Saksi (Sujiyanto.red) mortir berikut amunisi tersebut diminta dan di sembunyikan dibawah pohon pisang lagi “ujarnya.

Selanjutnya Yulianto, melaporkan hal tersebut kepada Mapolsek setempat. Dirinya berharap kepada aparat Kepolisian untuk mengamankan serta menyisir lagi tempat-tempat yang diduga masih terdapat sisa-sisa mortir dan peluru.

“Saya berharap pihak kepolisian agar mengamankan tempat tersebut dan menyisir tempatnya, siapa tahu masih ada lagi,” tanbahnya.

Sementara itu Kompol Eko Dhani, selaku Kapolsek Kota saat mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) menyatakan bahwa seelah dilakukan penelusuran di TKP, pihaknya menemukan 1 Buah Mortir, 3 butir peluru tajam – 6 buah amunisi yang kesemuanya masih dalam keadaan atif semua.

Kepada media ini Kompol Eko Dhani, menghimbau kepada warga masyarakat sekitar yang masih menyimpan bim militer agar menyerahkannya kepada pihak Kepolisian.

“Serta para Babinkamtibmas memberi himbauan mendatakan, mengumpulkan dan dikirim ke Polres Untuk disposal,” pungkasnya. (Bim/red).

Reporter : Bima Rahmat