BUMDes Kepoh Kidul Upaya Tingkatkan Kesejahteraan Ekonomi Kerakyatan

oleh

SUARABOJONEGORO.COM – Guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan juga memberikan kemudahan pinjaman bagi masyarakat yang kurang mampu, pemerintah Desa Kepohkidul, Kecamatan,Kedungaden,Bojonegoro, membentuk BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) “Sindhu Makmur”.

Dibentuknya BUMDes Sindhu Makmur, didasari dengan inginnya kepala Desa agar warganya memiliki jiwa dan potensi Mandiri sehingga warga bisa memanfaatkan BUMDes ini untuk melakukan transaksi pinjaman Uang dan digunakan untuk modal usaha maupun pertanian.

“Selain itu juga BUMDes dalam bentuk koperasi ini memang sengaja kami dirikan guna mengurangi adanya ketergantungan warga terhadap rentenir yang berkedok koperasi,” Kata Samudi kepala Desa Kepohkidul. Selasa (11/9/18).

Dijelaskan oleh Samudi, bahwa BUMDes ini juga mengarah kesosial masyarakat dan tidak ingin membebani masyarakat dalam hal pinjaman, karena kebanyakan masyarakat melakukan pinjaman justru malah tercekik, namun dengan adanya BUMDes ini diharapkan bisa membantu dan meringankan beban ekonomi masyarakat.

Hingga sampai saat ini sudah sekitar 600 warga memanfaatkan pinjaman ke BUMDes Sindhu Makmur, dari 160.000 kepala keluarga, sehingga dengan demikian menurut Kades Kepohkidul sudah bisa mulai mengangkat ekonomi kerakyatan.

“Untuk pengembalian dari masyarakat hanya dikenakan uang jasa hanya 0.15 persen, dan hasil jasa tersebut sebagaian untuk pengembangan dan ada juga kembali ke warga guna kegiatan stimulan, sehingga dengan demikian warga juga bisa menikmati hasil BUMDes dan juga rasa memiliki,” Tutur Samudi.

Meski sudah hampir dua tahun berdirinya BUMDes ini rencananya juga akan mengembangkan kegiatan yang lain yang bisa menghasilkan dan bermanfaat bagi masyarakat dan juga pembangunan Desa.

Sementara itu Ketua BUMDes, Muntahar mengatakan bahwa perjalanan Sistem pinjaman melalui BUMDes ini sangat diminati masyarakat dan terus bergulir dengan monitor Kepala Desa dan Pemerintahan Desa.

“Alhamdulillah dengan adanya pinjaman BUMDes, warga sudah mulai meninggalkan Rentenir, dan beralih ke BUMDes, sehingga masyarakat semakin ada jalan untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan,” jelas Muntahar.

Dia juga selalu meminta petunjuk Pemerintah Desa untuk pengembangan dan juga untuk peningkatan usaha milik Desa tersebut. (Rum/Red)