Lokakarya Migas, Wisata Baru dan Pemandangan Menakjubkan

oleh

SUARABOJONEGORO.COM, GRESIK – Tiga wartawan dari Kabupaten Bojonegoro dan beberapa kabupaten lain yang mengikuti lokakarya SKK Migas, tidak hanya mendapat pemaparan seputar Migas saja. Namun, juga diajak keliling menikmati salah satu wisata di Kabupaten Gresik.

Diantaranya, mereka diajak ke wisata Muara Bengawan Solo (MBS) di Desa Pangkahwetan Kecamatan Ujungpangkah Kabupaten Gresik. Di lokasi wisata itu, pengunjung tidak hanya disuguhkan pemandangan hijau. Namun, juga disediakan spot foto kekinian.

Wisata MBS tergolong wisata baru yang dimiliki Kabupaten Gresik. Baru dibuka sekitar lima bulan yang lalu. Lokasi wisata MBS berada sekitar 40 kilometer (km) dari pusat Kota Gresik.

Sebelum memasuki area wisata, dari dermaga Pangkahwetan, pengunjung atau wisatawan harus menaiki perahu selama kurang lebih 30 menit yang disediakan pemerintah desa setempat yang dikelola oleh Podarwis.

Dengan merogoh kocek Rp 10 ribu, para pengunjung bakal disuguhkan beragam pemandangan wisata MBS. Selama perjalanan menuju MBS, pengunjung disuguhkan pemandangan pepohonan serta berbagai swaka burung.

Yang tidak kalah menarik, disini para pengunjung bakal melihat langsung bertemunya air tawar dengan air laut.

“Baru kali ini saya melihat secara langsung bertemunya air tawar dengan air laut, pemandangannya juga bagus,” kata Rahmat salah satu pengunjung dari Kabupaten Bojonegoro kemarin.

Sementara itu, Kepala Desa Pangkahwetan, Kecamatan Ujungpangkah Gresik, Syaifullah Mahdi mengatakan, berdirinya wisata baru di desa yang ia pimpin ini merupakan inisiatif dari kelompok masyarakat sadar wisata (Pokdarwis).

Nantinya, lanjut Syaifullah, wisata mangrove muara bengawan solo ini akan masuk ke dalam Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).

“Ini adalah bentuk bagian dari badan usaha milik desa melalui kelompok sadar wisata Pokdarwis yang dikelola dan nanti masuk pendapatan asli desa,” pungkasnya. (bim/yud)

Reporter : Bima Rahmat

Editor : Wahyudi