Rapat Pleno KPU, Jumlah DPT Pilkada 2018 Berkurang

oleh
FOTO: Rapat Pleno Terbuka KPU Kabupaten Bojonegoro.

SUARABOJONEGORO.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bojonegoro, menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara (DPS) hasil perbaikan dan penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur dan Bupati serta Wakil Bupati Bojonegoro 2018, Selasa (17/04/18).

PPK setiap kecamatan di Kabupaten Bojonegoro menyampaikan hasil laporan Daftar Pemilih Sementara (DPS) hasil perbaikan ke KPU Bojonegoro. Lalu, bakal ditetapkan DPT Pilkada 2018 oleh KPU setempat.

Perwakilan Polres Bojonegoro, Dandim, Kejari, Disdukcapil, tim kampaye masing-masing pasangan calon hadir dalan rapat pleno terbuka tersebut.

Ketua KPU Bojonegoro, Abdim Munib menjelaskan, bahwa KPU Bojonegoro telah menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) sejumlah 1.026.229 suara. Data tersebut diambil dari laporan PPK setiap Kecamatan.

Dari hasil pencermatan yang sudah dlakukan bersama, secara terpadu antara penyelenggara ditingkat desa, PPS, pantia pengawas lapangan (PPL), kemudian tim kampaye juga dilibatkan dalam proses tersebut.

Dapat disimpulkan, lanjut Munib, bahwa antara DPS dan DPT berkurang. Dulunya DPS berjumlah 1.033.672 suara. Setelah dilakukan perbaikan menjadi 1.026.227 suara. Pihaknya berharap DPT yang sudah ditetapkan benar-benar akurat.

“Data tersebut sudah termasuk data pemilih  pada tanggal 27 Juni 2018 genap berusia 27 tahun,” katanya kepada suarabojonegoro.com, Rabu (18/04/18).

Munib menambahkan, berkurangnya jumlah DPT disebabkan ada yang meninggal dunia, terdapat daftar pemilih ganda, ada yang pindah domisili namun masih tercatat di tempat domisili yang lama.

“Itu semua ditolak oleh sistem data pemilih yang dimiliki oleh KPU, sehingga mau tidak mau mereka harus dicoret karena dia statusnya ganda,” pungkasnya. (ron/yud)

Reporter : Sya’roni

Editor : Wahyudi