Komitmen Anna-Wawan Sejahterakan Masyarakat Bojonegoro

oleh
FOTO: Cabub dan Cawabub Anna Muawanah-Budi Irawanto saat peluncuran KPM plus.

SUARABOJONEGORO.COM – Calon Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah, menyatakan bahwa petani yang memiliki kartu petani mandiri (KTM) plus, tidak harus mengembalikan bantuan modal pertanian yang diterima. Bantuan modal itu, merupakan bantuan modal untuk penguatan produksi pertanian.

“Bantuan modal pertanian petani itu, digunakan untuk beli pupuk, benih dan obat-obatan. Jadi, petani tidak berkewajiban mengembalikan,” kata Anna Muawanah.

Asuransi pertanian, nantinya petani tidak harus membayar premi asuransi sendiri. Sebab, pembayaran premi asuransi akan dibayar dan dicover APBD. Asuransi pertanian penting dimiliki petani untuk mengantisipasi gagal panen akubat bencana, puso dan lain sebagainya.

Cabup yang diusung partai PKB dan PDI Perjuangan itupun sangat optimis dengan KPM plus tersebut. Pihaknya melihat langsung 78 ribu hektar pertanian di Bojonegoro. Ia melihat langsung dan berkumpul dengan petani.

Di Bojonegoro, ada lahan pertanian 40 ribu hektar berbasis irigasi pertanian dan 38 ribu hektar non irigasi. Sehingga, lahan pertanian di Bojonegoro seluas 78 ribu hektar harus dikelola dengan tepat. Supaya Bojonegoro menjadi barometer lumbung pangan di Jawa timur.

Luas lahan pertanian Bojonegoro ini, kata Anna, nomor tiga di Provinsi Jawa timur, setelah Kabupaten Lamongan 87 ribu hektar dan Kabupaten Jember 80 ribu hektar. Karena itu, sudah sewajarnya kalau sektor pertanian menjadi perhtian dan masuk dalam 17 unggulan program prioritas pasangan Anna- Wawan.

Ketua Tim Pemenangan, Abdullah Umar menjelaskan, Anna Muawanah merupakan, sosok yang dikenal sebagai pejuang kesejahteraan kaum petani. Penyaluran bantuan keuangan Rp 100 juta untuk gapoktan, Anna melalui Fraksi PKB di DPR RI, telah menyalurkan bantuan permodalan pertanian secara continue setiap tahun anggaran.

“Para petani yang menghadiri peluncuran program KPM Plus, mengungkapkan kesiapannya dalam mendukung kemenangan pasangan bupati dan wakil bupati Anna-Wawan pada Pilkada Bojonegioro 27 Juni 2018 mendatang,” pungkasnya. (*/red)