Reporter : Putut Sugiarto
SuaraBojonegoro.com – Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaboratif (KKNTK) Universitas Bojonegoro Kelompok 09 di Desa Wotanngare resmi ditutup di Balai Desa Wotanngare Kecamatan Kalitidu.
Acara ini dihadiri oleh Pemerintah Desa, perangkat desa, perwakilan masyarakat, serta mahasiswa KKNTK yang selama lebih dari satu bulan menjalankan berbagai program pemberdayaan, Kamis, 14/08/2025.
Sejak awal pelaksanaan, mahasiswa KKNTK Kelompok 09 telah merealisasikan beragam program yang selaras dengan tema “Optimalisasi Potensi Desa Wotanngare dalam Mendukung Pengembangan Geopark Culturesite Petilasan Angling Dharma untuk Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan”.
Program tersebut meliputi pengembangan website dan media sosial Culturesite Petilasan Angling Dharma, kegiatan edukasi budaya lokal di sekolah hingga promosi pariwisata berbasis budaya dan kearifan lokal.
Koordinator KKNTK Kelompok 09, Fairus mengungkapkan rasa terima kasih kepada Pemerintah Desa dan warga atas dukungan selama pelaksanaan program.
“Seluruh program yang kami laksanakan dirancang agar dapat memberi manfaat berkelanjutan bagi masyarakat, bahkan setelah kami kembali ke kampus. Semoga hubungan baik ini terus terjaga,” ujarnya.
Penutupan ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima akun media sosial dengan pihak pertama adalah koordinator KKNTK 09 dan pihak kedua adalah pemerintah desa Wotanngare serta mengetahui DPL yaitu Ana Kumalasari. Acara dilanjutkan dengan penayangan dokumentasi kegiatan dari pihak mahasiswa kepada Pemerintah Desa Wotanngare, disertai ramah tamah sebagai wujud kebersamaan.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dapat menghasilkan inovasi yang berdampak positif, memperkuat potensi desa, dan mendorong pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal. (Put/Red)








