SuaraBojonegoro.com – Membangun lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan ramah anak memerlukan peran semua pihak. Sebagai bentuk kepedulian terhadap pembentukan karakter siswa sejak dini, KKN-TK Kelompok 10 Universitas Bojonegoro (Unigoro) menggelar Sosialisasi Pencegahan Bullying bagi siswa SDN Trenggulunan 2, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jumat (31/7/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai berbagai bentuk perundungan (bullying), dampak yang ditimbulkan, serta pentingnya menumbuhkan sikap saling menghargai dan menghormati di lingkungan sekolah.
Penanggung jawab kegiatan, Fajar Ari Ahmadi, mengatakan bahwa edukasi tentang pencegahan bullying perlu diberikan sejak usia dini. Menurutnya, sekolah bukan hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang bagi anak untuk membentuk karakter, empati, dan kepedulian terhadap sesama.
“Melalui kegiatan ini kami mengajak adik-adik untuk mengenali berbagai bentuk bullying, memahami dampaknya, serta berani mengatakan tidak terhadap segala bentuk perundungan. Harapannya, mereka dapat tumbuh dalam lingkungan sekolah yang saling menghargai, saling menghormati, dan merasa aman saat belajar,” ujar Fajar.
Agar materi lebih mudah dipahami, sosialisasi dikemas secara interaktif melalui sesi diskusi, tanya jawab, serta permainan edukatif. Siswa diajak mengenali contoh-contoh perilaku bullying yang mungkin terjadi di lingkungan sekolah sekaligus belajar bagaimana menyikapi dan mencegahnya dengan cara yang positif.
Suasana kegiatan berlangsung penuh antusias. Para siswa aktif menjawab pertanyaan, berbagi pengalaman, serta mengikuti berbagai permainan yang disiapkan oleh mahasiswa KKN-TK Kelompok 10.
Guru SDN Trenggulunan 2, Kawan Ahmad, mengapresiasi kegiatan tersebut karena dinilai mampu memperkuat pendidikan karakter yang selama ini telah diterapkan di sekolah.
“Materi mengenai bullying sebenarnya sudah pernah kami sampaikan kepada siswa. Semoga sosialisasi ini menjadi penguatan yang baik sehingga mereka semakin memahami pentingnya saling menghargai, menghormati, dan bersama-sama menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, serta bebas dari perundungan,” ungkap Kawan Ahmad.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-TK Kelompok 10 Unigoro berharap dapat menanamkan nilai-nilai kepedulian, empati, dan rasa saling menghormati sejak dini, sehingga tercipta budaya sekolah yang positif dan bebas dari bullying. (Red)








