Pangkalan Kosong, LPG 3 Kg di Bojonegoro Dijual Rp26 Ribu di Tingkat Pengecer

Reporter: Bima Rahmat 

 

SuaraBojonegoro.com – Keluhan sulitnya mendapatkan LPG bersubsidi tabung 3 kilogram mulai dirasakan warga Kabupaten Bojonegoro. Sejumlah pangkalan disebut kehabisan stok, sementara di tingkat pengecer harga gas melon bahkan mencapai Rp26 ribu per tabung, jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Sabtu (25/07/26).

 

Rahmat, warga Dusun Madean, Kelurahan Jetak, Kecamatan Bojonegoro, mengaku harus berkeliling ke sejumlah pangkalan LPG di wilayah Kota Bojonegoro. Dirinya mengaku harga LPG bervariasi antara 22 ribu hingga 26 ribu per tabung.

 

“Sudah muter ke beberapa pangkalan, tapi kosong semua. Kalaupun ada di warung harganya sampai Rp26 ribu per tabung,” katanya.

Baca Juga:  Antisipasi Kelangkaan, Sebanyak 45 Ribu Tabung Gas LPG Tambahan Didistribusikan di 28 Kecamatan Kab. Bojonegoro

 

Keluhan sukitnya LPG Subsidi 3kg juga dirasakan oleh beberapa pedagang kaki lima. mereka mengaku kewalahan mencari gas LPG lantaran kosong dibeberapa titik pangkalan.

 

“Beberapa minggu ini sulit cari LPG di wilyah kota,” ujar salah satu pedagang.

 

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Kabupaten Bojonegoro mengatakan hasil koordinasi dengan Pertamina Patra Niaga menunjukkan pasokan LPG 3 kilogram ke Bojonegoro masih sesuai kuota.

“Kelangkaan dikarenakan panic buying dan faktor musiman (musim kemarau),” jelasnya melalui pesan WhatsApp.

 

Ia menambahkan, berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3.1/801/KPTS/013/2024, HET LPG 3 kilogram di pangkalan resmi sebesar Rp18.000 per tabung. Sementara harga Rp26.000 yang ditemukan warga berada di tingkat pengecer yang tidak diatur secara langsung oleh pemerintah maupun Pertamina.

Baca Juga:  Jaga Stok dan Harga, Pemkab Bojonegoro Gelar Operasi Pasar LPG 3 Kg Serentak

 

Disdagkop juga menyatakan akan berkoordinasi dengan Pertamina Patra Niaga terkait kemungkinan pelaksanaan operasi pasar. Masyarakat yang menemukan pangkalan menjual di atas HET atau mengalami kesulitan memperoleh LPG 3 kilogram diminta melapor melalui Call Center Pertamina 135 atau email [email protected]. (Bim/red).