SuaraBojonegoro.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaboratif (KKN-TK) kelompok 6 Universitas Bojonegoro (Unigoro) Tahun Akademik 2025/2026 menggelar sosialisasi dan pelatihan pemanfaatan limbah bonggol jagung menjadi produk pangan bernilai ekonomis. Kegiatan ini dilaksanakan di Pendopo Praga Jenggala Bakti, Desa Kedungsari, Kecamatan Temayang, pada Senin (27/07/2026).
Program ini digagas sebagai solusi inovatif atas melimpahnya limbah pertanian bonggol jagung di Desa Kedungsari agar dapat diolah menjadi bahan pangan yang memiliki nilai jual. Kegiatan ini melibatkan kolaborasi lintas elemen desa, mulai dari Kelompok Tani, ibu-ibu PKK, hingga pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Hadir sebagai pemateri, Sholahudin Ahmed Almadi dan Sholahudin Ahmed Al-Ayubi, menjelaskan bahwa proses budidaya jamur dari media bonggol jagung relatif cepat dan mudah dipraktikkan oleh masyarakat awam.
“Hanya dalam waktu dua minggu, jamur bonggol jagung sudah bisa dipanen. Kuncinya cukup menjaga kelembapan media bonggol dan menyiramnya secara rutin setiap pagi,” ujar Sholahudin.
Mereka juga menambahkan bahwa bahan-bahan pendukung serta peralatan yang dibutuhkan sangat mudah didapatkan di lingkungan sekitar dengan modal yang terjangkau. Oleh karena itu, budidaya jamur bonggol jagung ini berpotensi besar menjadi peluang usaha baru yang dapat mendongkrak perekonomian warga desa.
Melalui sosialisasi ini, masyarakat Desa Kedungsari diharapkan dapat semakin jeli melihat potensi limbah di sekitar mereka dan mengolahnya menjadi peluang bisnis yang produktif serta bernilai jual tinggi. (Arf/lis)








