Mahasiswa KKN-TK 04 Unigoro Bersama Pemdes Drenges dan Pokdarwis Bersihkan Geosite Kedung Lantung Jelang Penilaian UNESCO

SuaraBojonegoro.com – Mahasiswa KKN-TK 04 Universitas Bojonegoro (Unigoro) bersama Pemerintah Desa (Pemdes) Drenges dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kedung Lantung menggelar kegiatan kerja bakti membersihkan kawasan Wisata Geosite Kedung Lantung pada Selasa (28/7/2026). Aksi gotong royong tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan menyambut kunjungan tim asesor UNESCO yang tengah melakukan asesmen lapangan terhadap Geopark Bojonegoro.

 

Kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan melibatkan seluruh mahasiswa KKN-TK 04, perangkat desa, serta anggota Pokdarwis. Fokus pembersihan meliputi area jalur masuk wisata, titik-titik geosite, fasilitas umum, hingga lingkungan sekitar destinasi agar terlihat bersih, nyaman, dan siap menyambut kedatangan tim asesor UNESCO.

 

Ketua Kelompok KKN-TK 04 Universitas Bojonegoro, Imdad, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata mahasiswa terhadap upaya Desa Drenges dalam menyukseskan proses penilaian UNESCO. Menurutnya, kebersihan kawasan wisata menjadi salah satu aspek penting yang dapat memberikan kesan positif kepada tim asesor sekaligus menunjukkan kepedulian masyarakat terhadap keberlanjutan kawasan geosite.

Baca Juga:  Dari Penghijauan hingga Keberlanjutan Program Lingkungan, LPPM Unigoro Melaksanakan Monev KKN-TK Kelompok 13 di Desa Bobol

 

“Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa turut berkontribusi dalam menjaga dan merawat potensi wisata Desa Drenges. Persiapan menjelang penilaian UNESCO bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah desa atau Pokdarwis, tetapi juga seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa KKN. Semoga kolaborasi ini dapat memberikan hasil terbaik bagi Geopark Bojonegoro,” ujar Imdad.

 

Kepala Desa Drenges, Yaspingi, mengapresiasi semangat gotong royong yang ditunjukkan mahasiswa KKN-TK 04 bersama masyarakat. Ia berharap kolaborasi tersebut mampu memperkuat kesiapan Geosite Kedung Lantung sebagai salah satu lokasi unggulan dalam asesmen UNESCO sekaligus menumbuhkan kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan kawasan wisata secara berkelanjutan.

 

Sementara itu, perwakilan Pokdarwis Kedung Lantung menyampaikan bahwa kegiatan bersih-bersih tidak hanya bertujuan mempercantik kawasan, tetapi juga menjadi bentuk komitmen masyarakat dalam mendukung pengembangan geowisata berbasis konservasi. Lingkungan yang bersih dan tertata diharapkan dapat memberikan pengalaman terbaik bagi pengunjung sekaligus mencerminkan kesiapan Desa Drenges menuju pengakuan sebagai bagian dari UNESCO Global Geopark.

Baca Juga:  Mahasiswa KKNTK Unigoro Kelompok 15 Dampingi Kegiatan Club Prolanis di Polindes Desa Sugihwaras, Ngraho

 

Melalui sinergi antara mahasiswa KKN-TK 04 Universitas Bojonegoro, Pemdes Drenges, dan Pokdarwis Kedung Lantung, kegiatan kerja bakti ini menjadi bukti bahwa kolaborasi berbagai pihak memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian geosite. Semangat gotong royong tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran asesmen UNESCO serta semakin memperkuat citra Geosite Kedung Lantung sebagai salah satu destinasi geowisata unggulan di Kabupaten Bojonegoro. (Red)