KKNTK 14 UNIGORO Resmi Ditutup, Akhiri Pengabdian di Desa Bareng

SuaraBojonegoro.com – Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaboratif (KKNTK) Kelompok 14 Universitas Bojonegoro (UNIGORO) resmi mengakhiri rangkaian kegiatan di Desa Bareng, Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro, melalui acara penutupan yang berlangsung di Balai Desa Bareng pada Minggu (16/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi penanda berakhirnya masa pengabdian mahasiswa sekaligus momentum untuk mengevaluasi pelaksanaan program dan memperkuat keberlanjutan hasil kegiatan bersama masyarakat.

 

Penutupan dihadiri oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Kelompok 14, Bapak Rizqi Agustino, S.Kom., MBA., Ketua Kelompok KKNTK 14 M. Ilham Febriansah, Kepala Desa Bareng Bapak Suprapto, perangkat desa, serta Ketua PKK Desa Bareng, Ibu Winarti. Kehadiran berbagai pihak tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat selama pelaksanaan KKNTK.

 

DPL Kelompok 14, Rizqi Agustino, S.Kom., MBA., menyampaikan bahwa berakhirnya kegiatan KKN bukan berarti hubungan mahasiswa dengan masyarakat ikut berakhir. Menurutnya, pengalaman yang diperoleh mahasiswa selama berada di tengah masyarakat menjadi bagian penting dari proses pembelajaran sekaligus bentuk kontribusi perguruan tinggi.

“KKN ini bukan hanya tentang apa yang mahasiswa berikan kepada masyarakat, tetapi juga tentang apa yang mahasiswa pelajari dari masyarakat. Setelah kegiatan ini selesai, kami berharap program yang sudah dijalankan dapat terus dilanjutkan dan memberikan manfaat bagi Desa Bareng,” ujar Rizqi.

 

Ketua Kelompok KKNTK 14 UNIGORO, M. Ilham Febriansah, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Bareng dan masyarakat yang telah menerima serta mendukung mahasiswa selama menjalankan berbagai program kerja. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Kepala Desa Bareng, Bapak Suprapto, beserta Ibu Kepala Desa yang telah memberikan tempat tinggal bagi Kelompok 14 selama menjalankan kegiatan KKN di Desa Bareng.

Baca Juga:  Fakultas Ekonomi Unigoro Gelar Yudisium S1 Ekonomi Pembangunan dan Manajemen Ritel: Inovasi Tugas Akhir Scriptpreneur

 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Bareng dan seluruh masyarakat yang telah menerima, mendampingi, serta mendukung kami selama menjalankan kegiatan. Secara khusus, kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kepala Desa dan Ibu Kepala Desa yang telah menyediakan tempat tinggal bagi Kelompok 14 selama kami melaksanakan KKN di Desa Bareng. Kami merasa sangat terbantu dan diterima dengan baik selama berada di sini,” kata Ilham.

 

Ilham berharap berbagai program yang telah dijalankan dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan oleh masyarakat meskipun masa pengabdian mahasiswa telah berakhir.

 

“Kami berharap program-program yang telah kami jalankan dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan oleh masyarakat setelah kami kembali ke kampus. Semoga apa yang telah kami lakukan selama KKN dapat memberikan manfaat dan meninggalkan sesuatu yang dapat terus dilanjutkan oleh masyarakat Desa Bareng,” lanjutnya.

 

Sementara itu, Kepala Desa Bareng, Bapak Suprapto, menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa KKNTK 14 UNIGORO selama berada di Desa Bareng. Ia berharap pengalaman dan program yang telah dilaksanakan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa.

 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKNTK 14 UNIGORO yang selama ini sudah ikut berkontribusi dan berbaur dengan masyarakat Desa Bareng. Semoga apa yang sudah dilakukan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi pengalaman yang baik bagi mahasiswa,” ujar Suprapto.

Baca Juga:  Tingkatkan kreativitas Anak, Mahasiswa KKN-TK Unigoro Adakan Lomba Mewarnai Bertema Rusa Timor

 

Selama pelaksanaan KKNTK, Kelompok 14 UNIGORO menjalankan sejumlah program yang berkaitan dengan potensi dan kebutuhan masyarakat Desa Bareng. Kegiatan tersebut mencakup pengembangan peta potensi desa, pemanfaatan janggel jagung melalui budidaya dan pengolahan jamur janggel, edukasi lingkungan dan kesehatan di sekolah, pengembangan literasi, serta penyediaan insinerator minim asap.

 

Penutupan KKN-TK menjadi tahap akhir dari rangkaian kegiatan sekaligus kesempatan bagi mahasiswa untuk menyerahkan keberlanjutan program kepada masyarakat dan pemerintah desa. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa berharap fasilitas, pengetahuan, dan keterampilan yang telah diberikan dapat terus dimanfaatkan setelah masa pengabdian berakhir.

 

Kegiatan kemudian diakhiri dengan pemberian sertifikat kepada perangkat Desa Bareng sebagai bentuk apresiasi atas dukungan, kerja sama, dan keterlibatan pemerintah desa selama pelaksanaan KKNTK Kelompok 14 UNIGORO. Pemberian sertifikat tersebut menjadi bagian dari penutup rangkaian kegiatan sebelum mahasiswa mengakhiri masa pengabdian di Desa Bareng.

 

Berakhirnya KKNTK 14 UNIGORO di Desa Bareng diharapkan tidak menjadi akhir dari hubungan antara mahasiswa dan masyarakat. Program yang telah dilaksanakan diharapkan dapat terus dikembangkan sesuai kebutuhan desa, sementara pengalaman yang diperoleh mahasiswa selama berada di tengah masyarakat dapat menjadi bekal dalam menerapkan ilmu dan berkontribusi di lingkungan yang lebih luas. (Red/Lis)