Mahasiswa KKNTK 14 UNIGORO Hadirkan Pojok Literasi di SDN Bareng 3, Tumbuhkan Minat Baca Sejak Dini

SuaraBojonegoro.com – Upaya menumbuhkan budaya literasi sejak usia dini terus dilakukan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaboratif (KKNTK) Kelompok 14 Universitas Bojonegoro (UNIGORO). Melalui program kerja bertajuk Pojok Literasi, mahasiswa menghadirkan sudut baca yang menarik di SDN Bareng 3, Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (1/8/2026).

Program tersebut bertujuan meningkatkan minat baca dan kemampuan menulis siswa sekaligus menyediakan ruang belajar yang nyaman dan menyenangkan di lingkungan sekolah. Kehadiran Pojok Literasi diharapkan menjadi sarana yang dapat dimanfaatkan siswa saat waktu luang untuk memperluas wawasan melalui kegiatan membaca.

Kegiatan diawali dengan senam pagi bersama yang melibatkan mahasiswa KKNTK, para guru, serta seluruh siswa. Suasana semakin meriah saat siswa dari kelas I hingga kelas VI diajak membuat kerajinan bunga dari kertas origami. Hasil karya mereka kemudian digunakan untuk menghias rak Pojok Literasi sehingga tampil lebih menarik, kreatif, dan mampu membangkitkan semangat membaca.

Baca Juga:  Dari Penghijauan hingga Keberlanjutan Program Lingkungan, LPPM Unigoro Melaksanakan Monev KKN-TK Kelompok 13 di Desa Bobol

Tak hanya itu, mahasiswa juga mengajak siswa mengikuti kegiatan membaca buku secara berkelompok. Setiap kelompok yang terdiri dari enam siswa membaca sebuah buku, kemudian berdiskusi untuk menyimpulkan isi serta pesan yang terkandung di dalamnya. Hasil diskusi dipresentasikan oleh perwakilan kelompok di depan teman-temannya sebagai latihan menyampaikan pendapat, berpikir kritis, dan meningkatkan kemampuan komunikasi.

Sebagai penutup, mahasiswa KKNTK 14 UNIGORO memberikan edukasi mengenai pentingnya membudayakan literasi sejak usia dini. Materi disampaikan secara interaktif agar siswa memahami bahwa kebiasaan membaca memiliki peran penting dalam mendukung prestasi belajar, memperluas pengetahuan, dan membentuk karakter.

Mahasiswa KKNTK 14 UNIGORO berharap keberadaan Pojok Literasi tidak hanya menjadi program selama masa pengabdian, tetapi juga dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh seluruh warga sekolah. Dengan dukungan guru dan pihak sekolah, fasilitas tersebut diharapkan terus dirawat sehingga menjadi ruang belajar yang mampu menumbuhkan generasi yang gemar membaca, kreatif, dan berprestasi. (Lis/Red)