Dari Penghijauan hingga Keberlanjutan Program Lingkungan, LPPM Unigoro Melaksanakan Monev KKN-TK Kelompok 13 di Desa Bobol

SuaraBojonegoro.com – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Bojonegoro (Unigoro) melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaboratif (KKN-TK) Kelompok 13 di Desa Bobol, Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (28/7/26). Kegiatan ini menjadi bagian dari pemantauan pelaksanaan program KKN sekaligus ruang diskusi untuk melihat keberlanjutan kegiatan yang telah dikembangkan mahasiswa bersama masyarakat dan Pemerintah Desa Bobol.

Dalam kegiatan tersebut, Kadar Cahyo Angkoso, A.Md., selaku Kepala Biro Administrasi Umum dan Keuangan Universitas Bojonegoro, menyampaikan pandangan terkait pengembangan kawasan di Guyangan Park. Ia mendorong penanaman pohon trembesi sebanyak 30 bibit sebagai bagian dari upaya mendukung penghijauan kawasan tersebut. Rencana penanaman ini selanjutnya akan dikoordinasikan bersama perangkat Desa Bobol, termasuk mengenai lokasi penempatan bibit dalam rangka mendukung revitalisasi Guyangan Park.

Baca Juga:  Mahasiswa KKN-TK 19 Universitas Bojonegoro Kenalkan Eco Print Berbasis Daun Lokal kepada Siswa SDN Turi 4

Pembahasan mengenai keberlanjutan lingkungan juga turut menjadi bagian dalam kegiatan monev. Dekan Fakultas Ekonomi, Endang S.E., M.M. menyampaikan pandangan mengenai pentingnya perawatan tanaman obat keluarga (TOGA) yang telah dikembangkan di Guyangan Park agar keberadaannya dapat terus terjaga dan memberikan manfaat. Sementara itu, Kadar Cahyo Angkoso, A.Md. melihat bahwa keberadaan TOGA memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai bagian dari ruang edukasi lingkungan dan pengenalan keanekaragaman tanaman obat bagi generasi muda.

Selain itu, pengelolaan sampah turut menjadi salah satu topik yang dibahas dalam diskusi. Kadar Cahyo Angkoso, A.Md. menyampaikan pentingnya keterhubungan antara penyediaan tempat sampah dengan sistem pengelolaan sampah secara menyeluruh di lingkungan desa. Hal tersebut menjadi bahan pembahasan bersama agar upaya menjaga kebersihan lingkungan dapat berjalan selaras dengan mekanisme pengelolaan sampah yang diterapkan di Desa Bobol.

Baca Juga:  Ketua Pengadilan Tinggi Berikan Kuliah Umum di Dies Natalis Fakultas Hukum Unigoro Ke 41

Kegiatan monitoring dan evaluasi tersebut menjadi ruang koordinasi antara LPPM Universitas Bojonegoro, mahasiswa KKN-TK Kelompok 13, dan Pemerintah Desa Bobol dalam mendiskusikan pelaksanaan kegiatan serta berbagai peluang pengembangan program yang berkaitan dengan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

KKN-TK Kelompok 13 Universitas Bojonegoro mengusung semangat pengabdian melalui berbagai kegiatan yang mendukung tema Sustainable Forest, Sustainable Life. Melalui kolaborasi dengan masyarakat dan Pemerintah Desa Bobol, pelaksanaan KKN diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi lingkungan serta mendukung pengembangan potensi desa secara berkelanjutan. (Red)