Diduga Gagal Menyalip Truk, Kecelakaan Beruntun Tiga Motor di Trucuk Satu Pengendara Meninggal Dunia

Reporter : Moch Arifianto

SuaraBojonegoro.com – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan tiga sepeda motor terjadi di Jalan Raya Bojonegoro–Jatirogo, tepatnya di wilayah Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, Senin (3/8/2026) sekitar pukul 07.30 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka-luka.

Tiga kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan itu yakni sepeda motor Honda Karisma bernomor polisi S 6198 BE, Yamaha Mio bernomor polisi S 2280 DH, dan Honda Revo bernomor polisi S 4921 ABK.

Korban meninggal dunia diketahui merupakan pengendara Yamaha Mio berinisial S (41), warga Desa Selogabus, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban. Sementara dua pengendara lainnya, yakni D (19), pelajar asal Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, dan H.A. (37), warga Desa Ngunut, Kecamatan Dander, mengalami luka-luka dan mendapatkan penanganan medis.

Baca Juga:  Terjatuh Dari Motor, Seorang Pemboceng Motor Meninggal Dunia

Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro, Ipda Septian, menjelaskan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan para saksi, kecelakaan bermula saat sepeda motor Yamaha Mio melaju dari arah barat ke timur.

“Pengendara Yamaha Mio diduga hendak mendahului sebuah truk dengan mengambil jalur kanan hingga melewati marka tengah jalan. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda Karisma sehingga tabrakan tidak dapat dihindari,” ujar Ipda Septian.

Akibat benturan tersebut, Honda Karisma terpental. Di saat yang sama, dari arah yang sama di belakang Honda Karisma melaju sepeda motor Honda Revo. Karena jarak sudah terlalu dekat, pengendara Honda Revo tidak sempat menghindar dan kembali menabrak Honda Karisma sehingga terjadi kecelakaan beruntun.

Baca Juga:  Bocah 5 Tahun Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Beruntun Di Kota Bojonegoro

“Akibat kejadian tersebut, pengendara Yamaha Mio meninggal dunia di lokasi kejadian dan selanjutnya dievakuasi ke RSUD Bojonegoro. Sementara dua pengendara lainnya mengalami luka-luka,” tambahnya.

Selain menimbulkan korban jiwa dan luka-luka, kecelakaan tersebut juga mengakibatkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp1 juta.

Ipda Septian mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara, terutama ketika akan mendahului kendaraan lain.

“Kami mengingatkan kepada seluruh pengendara agar memastikan kondisi lalu lintas benar-benar aman sebelum mendahului kendaraan di depan. Jangan memaksakan mendahului jika jarak pandang terbatas atau terdapat kendaraan dari arah berlawanan, karena hal tersebut sangat berisiko menimbulkan kecelakaan fatal,” pungkasnya. (Rif/Red)