SuaraBojonegoro.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaboratif (KKNTK) Kelompok 14 Universitas Bojonegoro (UNIGORO) menggelar lomba masak berbahan dasar jamur janggel bersama ibu-ibu PKK dan masyarakat umum di Balai Desa Bareng, Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro, pada Selasa (11/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program pengembangan jamur janggel yang dilaksanakan mahasiswa bersama masyarakat Desa Bareng.
Lomba masak tersebut bertujuan mendorong kreativitas masyarakat dalam mengolah jamur janggel menjadi beragam hidangan sekaligus memperkenalkan potensi jamur janggel sebagai bahan pangan yang dapat dikembangkan menjadi produk bernilai guna. Kegiatan juga diharapkan dapat meningkatkan ketertarikan masyarakat untuk memanfaatkan hasil budidaya jamur janggel secara lebih luas.
Ketua Kelompok KKNTK 14 UNIGORO, M. Ilham Febriansah, menyampaikan bahwa lomba masak menjadi salah satu cara untuk mendorong masyarakat agar tidak berhenti pada tahap budidaya, tetapi mampu mengembangkan hasil panen menjadi berbagai olahan.
“Harapan kami melalui lomba masak ini masyarakat dapat semakin kreatif dalam mengolah jamur janggel. Jadi, jamur janggel tidak hanya dibudidayakan dan dipanen, tetapi juga bisa dikembangkan menjadi berbagai macam olahan yang menarik dan memiliki nilai tambah,” ujar Ilham.
Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat menjadi langkah awal bagi masyarakat untuk terus mengembangkan potensi jamur janggel setelah program KKNTK 14 UNIGORO selesai.
Harapan tersebut mendapat sambutan dari Ketua PKK Desa Bareng, Ibu Winarti. Ia menilai kegiatan lomba dapat memberikan pengalaman sekaligus inspirasi bagi masyarakat untuk mengembangkan berbagai kreasi olahan berbahan dasar jamur janggel.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi lomba, tetapi juga memberikan inspirasi kepada ibu-ibu dan masyarakat untuk mencoba membuat berbagai olahan dari jamur janggel. Jika sudah bisa diolah menjadi makanan yang menarik, tentu jamur janggel akan lebih bermanfaat dan bisa dikembangkan ke depannya,” ujar Winarti.
Lomba diikuti oleh ibu-ibu PKK dan masyarakat umum yang berkreasi mengolah jamur janggel menjadi berbagai hidangan. Peserta menunjukkan kreativitas dalam mengolah bahan utama tersebut dengan memperhatikan cita rasa, tampilan, kebersihan, serta penyajian makanan.
Penilaian lomba dilakukan oleh dewan juri yang terdiri atas perangkat Desa Bareng dan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Kelompok 14, Bapak Rizqi Agustino, S.Kom., MBA. Dewan juri menilai hasil masakan peserta berdasarkan kriteria yang telah ditentukan dalam pelaksanaan lomba.
Kegiatan lomba masak ini melengkapi rangkaian program jamur janggel yang telah dilaksanakan oleh KKNTK 14 UNIGORO di Desa Bareng. Sebelumnya, mahasiswa menggelar pelatihan pembuatan jamur janggel pada 20 Juli 2026, dilanjutkan panen bersama masyarakat pada 4 Agustus 2026, serta pelatihan pengolahan jamur janggel menjadi jamur krispi pada 8 Agustus 2026.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, KKNTK 14 UNIGORO berupaya memperkenalkan pemanfaatan janggel jagung secara berkelanjutan, mulai dari proses budidaya hingga pengolahan hasil panen menjadi produk pangan. Lomba masak menjadi salah satu bentuk kegiatan yang mendorong masyarakat untuk terus berkreasi dan melihat peluang pemanfaatan jamur janggel sebagai potensi lokal Desa Bareng. (Red/Lis)








