SuaraBojonegoro.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaboratif (KKNTK) Universitas Bojonegoro- Kelompok 15 kembali menunjukkan peran aktifnya dalam memberdayakan masyarakat. Kali ini, mereka menginisiasi gelaran Bazar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang dipadukan dengan acara pembukaan Koperasi Desa Merah Putih, Desa Sugihwaras, Ngraho pada Jumat, 7 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu program kerja unggulan yang bertujuan menggerakkan roda ekonomi kreatif sekaligus memperkuat daya beli masyarakat desa.
Berbeda dengan kegiatan pendampingan pada umumnya, bazar ini sepenuhnya digagas dan dikelola oleh mahasiswa KKN Kelompok 15 mulai dari tahap perencanaan, koordinasi dengan perangkat desa, pendataan pelaku UMKM, hingga penataan stan dan teknis pelaksanaan. Sebelum hari-H, mahasiswa terlebih dahulu melakukan pendampingan intensif kepada para pengrajin dan pelaku usaha lokal, termasuk mendata para pelaku UMKM yang ada di Desa Sugihwaras.
Rangkaian kegiatan bazar dilakukan bersamaan dengan peresmian KDMP Desa Sugihwaras dengan menampilkan Seni Gembrong. Dibuka dengan sambutan dari Kepala Desa Sugihwaras. Beberapa stan UMKM kemudian tampak memadati halaman balai desa, menyajikan beragam produk unggulan khas Sugihwaras. Stan kuliner berupa jajanan tradisional, olahan makanan ringan, hingga minuman sehat juga turut meramaikan suasana bazar.
Melalui bazar ini, kami mengajak para pelaku usaha untuk berani berinovasi, memanfaatkan teknologi, dan membangun jaringan pemasaran yang lebih kuat. Kegiatan bazar tidak hanya dipandang sebagai kegiatan jual beli, tetapi juga sebagai media promosi dan pengenalan potensi ekonomi lokal. Momentum pembukaan KDMP dimanfaatkan karena menghadirkan masyarakat dalam jumlah yang lebih banyak, sehingga produk UMKM memiliki kesempatan untuk mendapatkan perhatian dan dikenal oleh konsumen.
Selain memberikan manfaat dalam jangka pendek, kegiatan Bazar UMKM juga diarahkan pada konsep keberlanjutan. Mahasiswa KKNTK 15 mendorong agar pengenalan UMKM tidak berhenti setelah kegiatan bazar selesai, tetapi dapat dilanjutkan melalui promosi produk secara berkelanjutan, pemanfaatan media digital, serta penguatan jejaring antara pelaku UMKM, pemerintah desa, dan KDMP.
Dengan terselenggaranya bazar ini, Mahasiswa KKNTK Unigoro Kelompok 15 membuktikan bahwa mereka tidak hanya hadir sebagai pengamat, tetapi sebagai agen perubahan yang mampu menciptakan peluang ekonomi bagi masyarakat. Keberhasilan inisiasi bazar UMKM ini sekaligus memperkuat sinergi antara akademisi, pemerintah desa, dan pelaku usaha dalam mewujudkan Desa Sugihwaras yang mandiri, kreatif, dan sejahtera. (Red)








