Reporter : Waluyo Wahyu Utomo
SuaraBojonegoro.com – Kelompok Kuncine Lele, Desa Kunci, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, melakukan kegiatan penebaran benih ikan sebanyak 25 ribu ekor di sungai desa setempat. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya kelompok untuk ikut menjaga kelestarian lingkungan dan ekosistem perairan. Minggu (09/08/2026).
Penebaran benih dilakukan dengan melepas ribuan ikan ke aliran sungai yang berada di wilayah Desa Kunci. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu menjaga keberlangsungan populasi ikan sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kondisi lingkungan sungai.
Ketua Kuncine Lele, Edi Waluyo, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan untuk menambah populasi ikan di sungai. Menurutnya, kegiatan itu juga menjadi bentuk kepedulian kelompok terhadap kelestarian alam di lingkungan sekitar.
“Kami melakukan penebaran sekitar 25 ribu ekor benih ikan di sungai Desa Kunci. Tujuannya untuk ikut melestarikan alam, menjaga ekosistem sungai, dan mengajak masyarakat agar bersama-sama peduli terhadap lingkungan,” ujar Edi Waluyo.
Waluyo berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi ekosistem sungai dalam jangka panjang. Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan sungai serta tidak melakukan aktivitas yang dapat merusak habitat ikan.
“Kami berharap ikan-ikan yang ditebar bisa berkembang dengan baik. Yang paling penting, masyarakat juga ikut menjaga sungai agar tetap bersih dan tidak merusak habitat ikan,” tambahnya.
Kegiatan penebaran benih tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kelompok pembudidaya ikan tidak hanya berfokus pada kegiatan usaha, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap keberlangsungan lingkungan dan sumber daya perairan.
Kelompok Kuncine Lele sendiri merupakan kelompok pembudidaya ikan yang berada di Desa Kunci. Data terkait kelompok perikanan di Kecamatan Dander juga mencatat Kuncine Lele sebagai kelompok budidaya lele di Desa Kunci.
Melalui kegiatan tersebut, Kuncine Lele berharap gerakan menjaga ekosistem sungai dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan lebih banyak masyarakat di Desa Kunci. (Why/Red)








