Lewat “Kelas Cerdas”, Mahasiswa Unigoro Ajak Siswa SD di Gondang Dobrak Batas Bahasa

SuaraBojonegoro.com – Guna mengasah keterampilan komunikasi anak-anak di pelosok daerah, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaboratif (KKN-TK) Kelompok 07 Universitas Bojonegoro (Unigoro) menggelar program bertajuk “Kelas Cerdas: Kompeten Berbahasa”. Kegiatan edukatif ini berlangsung selama sepuluh hari (22–31 Juli 2026) dan menyasar ratusan siswa kelas 1 hingga 6 di SDN Pragelan 1, 2, dan 3, Kecamatan Gondang, Bojonegoro.

Program ini digagas atas kepedulian mahasiswa terhadap pentingnya kemampuan public speaking dan fondasi bahasa sejak dini. Selama ini, dominasi penggunaan bahasa daerah di kehidupan sehari-hari membuat sebagian besar siswa masih canggung berinteraksi menggunakan Bahasa Indonesia yang baku, apalagi Bahasa Inggris.

Menjawab tantangan tersebut, tim KKN-TK Unigoro menghadirkan metode belajar yang menyegarkan. Materi dasar—seperti kosakata harian, angka, warna, hingga percakapan sederhana—disajikan bukan lewat ceramah kaku, melainkan permainan edukatif, lagu, dan simulasi interaktif.

Baca Juga:  Mahasiswa Kelompok 13 KKN-TK Unigoro Wujudkan Tempat Sampah Terpilah sebagai Media Edukasi dan Pemberdayaan Masyarakat Peduli Lingkungan di Desa Bobol

Metode ini terbukti ampuh. Suasana kelas yang riuh dan menyenangkan membuat para siswa tampil makin percaya diri saat mempraktikkan percakapan Bahasa Inggris di depan teman-temannya.

Kepala SDN Pragelan II, Hartono, mengapresiasi penuh terobosan yang dibawa para mahasiswa ini. Menurutnya, pendekatan yang dibawa anak-anak muda ini sangat membantu memantik keberanian siswa.

“Kegiatan ini membantu meningkatkan keberanian siswa dalam berkomunikasi serta memperkenalkan Bahasa Inggris dengan cara yang mudah dipahami. Semoga semangat belajar anak-anak terus tumbuh dan kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut,” ungkap Hartono.

Melalui Kelas Cerdas, Kelompok 07 KKN-TK Unigoro berharap benih rasa percaya diri dan Keterampilan berbahasa yang telah ditanamkan mampu menjadi bekal berharga bagi siswa Desa Pragelan dalam menghadapi tantangan pendidikan serta teknologi di masa depan. (Lis)