SuaraBojonegoro.com – Wabah PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) yang menyerang ternak warga, akhir akhir ini meningkat. Hal tersebut juga dialami di wilayah Kecamatan Margomulyo. Sedikitnya terdapat 3 (tiga) ekor sapi yang terindikasi terinfeksi Wabah PMK.
Kapolsek Margomulyo AKP Agus Sugiantara mengungkapkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan TNI dalam hal ini Pos Ramil Margomulyo, Kecamatan dan Dinas Peternakan untuk menangani hal tersebut.
“Kami telah melakukan koordinasi untuk menyikapi temuan tersebut,” terang Kapolsek Margomulyo AKP Agus Sugiantara saat usai melaksanakan rapat koordinasi dengan Forkopimca terkait wabah PMK, Rabu (15/1/2025)
Ia menambahkan, 3 (tiga) ekor sapi yang terindikasi terkena virus PMK bukanlah hewan ternak lama. Namun, hewan ternak tersebut merupakan hewan ternak yang baru saja dibeli dari pasar Hewan di Kabupaten Ngawi.
“Ini bukan hewan ternak lama yang terkena, tapi warga membeli baru dan ternyata hewan yang baru dibeli itu terindikasi PMK,” imbuhnya.
Namun demikian, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Petugas Dokter Hewan (mantri hewan) dan sudah mendapatkan perawatan. Sehingga, diharapkan nanti tidak menular ke hewan ternak lainnya.
“Sudah mendapatkan penanganan serius dari pak mantri hewan,” pungkasnya.
AKP Agus Sugiantara juga memerintahkan seluruh Bhabinkamtibmas untuk memberikan Imbauan kepada warga masyarakat, terkait wabah virus PMK. Dengan harapan, tidak ada hewan ternak warga yang terjangkit PMK. (Lis/Red)








