SuaraBojonegoro.com— Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) Bojonegoro melaksanakan observasi lingkungan pendidikan di MI Nidhomiyah Kabuh dan SDN Kabuh, Kabupaten Jombang Kamis (30/7/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah awal untuk menyusun program kerja KKN yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan sekolah.
Menggali Kondisi dan Potensi Sekolah
Observasi dilakukan untuk memperoleh gambaran mengenai lingkungan sekolah, kegiatan pembelajaran, sarana dan prasarana, serta berbagai potensi yang dapat dikembangkan selama pelaksanaan KKN.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa melakukan pengamatan langsung terhadap ruang belajar, fasilitas pendukung, lingkungan sekolah, kegiatan belajar mengajar, serta interaksi antara guru dan peserta didik.
Mahasiswa juga berdiskusi dengan kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan untuk memperoleh informasi mengenai kondisi serta kebutuhan masing-masing sekolah.
Menjadi Dasar Penyusunan Program KKN
Hasil observasi menjadi bahan pertimbangan mahasiswa dalam menentukan program kerja yang relevan. Program yang disusun diharapkan tidak hanya sesuai dengan rencana KKN, tetapi juga mampu memberikan manfaat bagi peserta didik dan lingkungan sekolah.
MI Nidhomiyah Kabuh dan SDN Kabuh memiliki sejumlah potensi yang dapat dikembangkan, baik melalui kegiatan akademik maupun kegiatan pendukung pendidikan lainnya. Potensi tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam penyusunan program selama mahasiswa berada di lokasi KKN.
Bangun Kolaborasi dengan Sekolah
Kegiatan observasi berlangsung dengan tertib dan mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Komunikasi antara mahasiswa dan pihak sekolah menjadi langkah awal untuk membangun kerja sama selama pelaksanaan KKN.
Melalui observasi tersebut, mahasiswa diharapkan dapat memahami kondisi sekolah secara lebih baik sehingga setiap program yang dilaksanakan nantinya dapat berjalan secara tepat guna.
Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa pelaksanaan KKN tidak hanya berfokus pada kegiatan mahasiswa, tetapi juga membutuhkan kolaborasi dengan masyarakat dan lembaga pendidikan agar program pengabdian dapat memberikan manfaat yang nyata. (Red/Sam)








