Bantuan Pupuk NPK Bikin Petani Tembakau Bojonegoro Sumringah, Produksi Diharap Makin Moncer

SuaraBojonegoro.com – Kabar baik datang bagi para petani tembakau di Kabupaten Bojonegoro. Di tengah biaya produksi pertanian yang terus meningkat, bantuan pupuk NPK dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menjadi angin segar bagi petani untuk menjaga tanaman tetap subur sekaligus menekan pengeluaran.

Bagi petani, bantuan tersebut bukan sekadar pupuk. Lebih dari itu, bantuan menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap keberlangsungan usaha tani tembakau yang menjadi salah satu komoditas penting di Bojonegoro.

Salah satu penerima manfaat adalah Gapoktan Sumber Rezeki, Desa Sumberagung, Kecamatan Kepohbaru. Kelompok tani tersebut mengelola lahan tembakau seluas 125 hektare dan menerima bantuan pupuk NPK sebanyak 21.875 kilogram.

Bantuan juga diterima Gapoktan Tani Maju Sejahtera, Desa Banjarjo, Kecamatan Sumberrejo. Dengan luas lahan tembakau mencapai 220 hektare, kelompok tani ini memperoleh bantuan pupuk NPK sebanyak 38,5 ton.

Perwakilan Gapoktan Sumber Rezeki, Suprapto, menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut. Menurutnya, pupuk menjadi salah satu kebutuhan penting dalam budidaya tembakau, sementara harga sarana produksi yang terus meningkat cukup membebani petani.

Baca Juga:  Pemkab Bojonegoro Akan Sanksi Jika ASN dan PPPK Kedapatan Bolos

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati Setyo Wahono, Ibu Wakil Bupati Nurul Azizah, serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bojonegoro atas bantuan pupuk NPK untuk tanaman tembakau sebanyak 21.875 kilogram,” ujar Suprapto.

Ia mengatakan, bantuan tersebut sangat membantu mengurangi biaya produksi yang harus dikeluarkan petani. Dengan adanya bantuan, petani bisa lebih fokus melakukan perawatan tanaman dan berharap memperoleh hasil panen yang lebih optimal.

“Bantuan ini sangat membantu kami dalam mengurangi biaya produksi dan menjadi penyemangat bagi petani untuk meningkatkan hasil panen,” katanya.

Suprapto berharap program bantuan pupuk dapat terus dilanjutkan sehingga semakin banyak petani yang merasakan manfaatnya.

Harapan serupa disampaikan Ketua Gapoktan Tani Maju Sejahtera Desa Banjarjo, Suwito. Ia menilai bantuan pupuk NPK merupakan dukungan konkret pemerintah untuk menjaga keberlangsungan usaha tani tembakau masyarakat.

“Kami dari Gapoktan Tani Maju Sejahtera Desa Banjarjo mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Ibu Wakil Bupati Nurul Azizah, serta Bapak Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian beserta seluruh jajaran yang telah memberikan bantuan pupuk kepada petani kami sebanyak 38,5 ton,” ungkapnya.

Baca Juga:  Jabat Bupati Bojonegoro, Kekayaan Anna Muawanah Meningkat 28 Miliar, Dari Mana Sumbernya ?

Menurut Suwito, bantuan pupuk tersebut diharapkan mampu mendukung pertumbuhan tanaman sekaligus meningkatkan produktivitas tembakau saat musim panen tiba.

“Kami berharap bantuan ini memberikan manfaat yang besar, meningkatkan produktivitas tanaman tembakau, serta menambah semangat petani dalam mengelola lahannya,” imbuhnya.

Program bantuan pupuk NPK ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Bojonegoro dalam memperkuat sektor pertanian. Dukungan terhadap petani diharapkan tidak hanya mampu meringankan biaya produksi, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas dan hasil budidaya.

Dengan biaya produksi yang lebih ringan dan dukungan sarana pertanian yang memadai, para petani tembakau Bojonegoro kini memiliki alasan lebih kuat untuk menatap musim panen dengan optimistis.

Bagi mereka, pupuk yang diterima hari ini bukan hanya soal kebutuhan tanaman, tetapi juga menjadi modal harapan untuk mendapatkan hasil panen yang lebih baik dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. (Red)