Mahasiswa KKN-TK 19 Unigoro Susun Peta Potensi Bencana Kebakaran dan Penggunaan Lahan Desa Turi

SuaraBojonegoro.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaboratif (KKN-TK) Kelompok 19 Universitas Bojonegoro (UNIGORO) terus menghadirkan program yang bermanfaat bagi masyarakat. Pada pekan pertama Agustus 2026, mahasiswa menyusun Peta Potensi Bencana Kebakaran dan Peta Penggunaan Lahan Desa Turi sebagai upaya mendukung mitigasi bencana sekaligus menyediakan data spasial yang dapat dimanfaatkan dalam perencanaan pembangunan desa.

Kegiatan ini melibatkan Pemerintah Desa Turi mulai dari proses pengumpulan data, verifikasi informasi, hingga penyusunan peta. Kolaborasi tersebut dilakukan agar data yang dihasilkan sesuai dengan kondisi riil di lapangan dan dapat digunakan sebagai acuan dalam pengambilan kebijakan di tingkat desa.

Proses pemetaan diawali dengan survei lapangan untuk mengidentifikasi penggunaan lahan serta titik-titik yang memiliki potensi risiko kebakaran. Tim KKN-TK 19 kemudian mengolah seluruh data menggunakan perangkat lunak Sistem Informasi Geografis (SIG) sehingga menghasilkan peta yang menampilkan klasifikasi penggunaan lahan beserta wilayah yang memiliki tingkat kerawanan kebakaran.

Baca Juga:  Ketua LPPM Unigoro Ungkap Semut di Tambang Minyak Wonocolo Serap Berbagai Logam Berat

Setelah proses pengolahan selesai, hasil pemetaan divalidasi bersama Pemerintah Desa Turi sebelum diserahkan sebagai dokumen pendukung perencanaan pembangunan desa. Melalui pendekatan pemetaan partisipatif, data yang dihasilkan diharapkan lebih akurat sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap potensi bencana di lingkungan sekitarnya.

Koordinator KKN-TK 19 Universitas Bojonegoro menyampaikan bahwa penyusunan peta ini merupakan salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung pembangunan desa berbasis data.

“Peta yang telah disusun diharapkan tidak hanya menjadi dokumen administrasi, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam penataan ruang, penyusunan program mitigasi bencana, serta meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat Desa Turi terhadap potensi kebakaran di masa mendatang,” ujarnya.

Selain menjadi sumber informasi mengenai sebaran penggunaan lahan, peta ini juga diharapkan mampu membantu Pemerintah Desa Turi dalam menyusun langkah-langkah mitigasi yang lebih tepat sasaran. Dengan adanya data spasial yang akurat, perencanaan pembangunan dapat dilakukan secara lebih aman, efektif, dan berkelanjutan sehingga risiko bencana dapat diminimalkan sejak dini.

Baca Juga:  Bangun Ketahanan Pangan dari Pekarangan, KKNTK Kelompok 10 Unigoro Bagikan 540 Bibit Sayuran

Melalui program ini, mahasiswa KKN-TK 19 UNIGORO menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan sosial, tetapi juga melalui penyediaan data dan informasi yang bermanfaat bagi pembangunan desa. Diharapkan hasil pemetaan tersebut dapat menjadi referensi penting bagi Pemerintah Desa Turi dalam mewujudkan desa yang lebih tangguh terhadap bencana dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan. (Red)