SuaraBojonegoro.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra daerah Kabupaten Bojonegoro. Faiz Jundan Febriano Al-Farizi, siswa kelas XII SLB Negeri Gunungsari, Kecamatan Baureno, berhasil mengharumkan nama Jawa Timur setelah meraih Juara I Lomba Kompetensi Siswa Pendidikan Khusus (LKS Diksus) tingkat Provinsi Jawa Timur.
Berkat pencapaian tersebut, Jundan dipercaya menjadi wakil Jawa Timur pada ajang LKS Diksus tingkat nasional yang digelar pada Rabu (5/8/2026). Keberhasilannya menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih prestasi di tingkat yang lebih tinggi.
Kesuksesan Jundan tidak diraih secara instan. Di balik prestasi tersebut terdapat proses panjang yang dipenuhi kerja keras, kedisiplinan, dan semangat pantang menyerah. Setiap hari sepulang sekolah, ia menjalani latihan intensif bersama guru pembimbing untuk mempersiapkan diri menghadapi kompetisi.
Perjalanannya dimulai dari tingkat Kabupaten Bojonegoro. Setelah berhasil meraih juara pertama, Jundan melangkah ke tingkat Provinsi Jawa Timur dan kembali menunjukkan kemampuan terbaiknya hingga berhasil keluar sebagai juara. Hasil itu sekaligus mengantarkannya menuju panggung nasional.
Kepala SLB Negeri Gunungsari, Ulfa Prihantini, mengatakan seluruh persiapan terus dimatangkan menjelang kompetisi nasional. Selain meningkatkan kemampuan teknis, sekolah juga fokus membangun rasa percaya diri agar Jundan dapat tampil maksimal.
“Semangat siswa selama menjalani latihan menuju tingkat nasional sangat luar biasa. Meskipun latihan dilakukan setiap hari setelah pulang sekolah dan cukup menguras tenaga, Jundan tetap menunjukkan antusiasme, kedisiplinan, serta kemauan belajar yang tinggi,” ungkap Ulfa.
Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan buah dari sinergi yang kuat antara sekolah, guru, dan keluarga. Pendampingan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan karakteristik dan kebutuhan belajar siswa sehingga potensi yang dimiliki dapat berkembang secara optimal.
Dukungan penuh juga diberikan oleh orang tua Jundan. Mereka terus mendampingi, menjaga kondisi kesehatan, memberikan motivasi, serta memanjatkan doa agar putranya mampu memberikan penampilan terbaik di tingkat nasional.
“Sinergi antara orang tua, guru, dan sekolah menjadi kekuatan utama dalam mendukung siswa meraih hasil terbaik di tingkat nasional,” tambahnya.
Ulfa berharap prestasi yang diraih Jundan tidak hanya menjadi kebanggaan sekolah, tetapi juga mampu menginspirasi seluruh peserta didik untuk terus percaya diri mengembangkan potensi yang dimiliki.
“Saya berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa SLB Negeri Gunungsari agar terus semangat belajar, berani mengembangkan potensi diri, dan yakin bahwa setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk meraih prestasi hingga tingkat nasional, bahkan lebih tinggi lagi,” pungkasnya.
Prestasi Jundan juga mendapat apresiasi langsung dari Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono. Saat menerima kunjungan Jundan bersama jajaran SLB Negeri Gunungsari di ruang kerjanya, Bupati menyampaikan rasa bangga atas capaian yang telah diraih.
“Alhamdulillah, hari ini Jundan menjadi salah satu kebanggaan kita,” ujar Bupati.
Bupati menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berkomitmen menciptakan lingkungan yang inklusif dengan membuka ruang seluas-luasnya bagi penyandang disabilitas untuk mengembangkan potensi dan berkontribusi di dunia kerja.
Menurutnya, Pemkab telah menjalin komunikasi dengan berbagai perusahaan di Bojonegoro agar memberikan kesempatan yang lebih luas bagi penyandang kebutuhan khusus untuk berkarya dan menjadi bagian dari dunia industri.
“Kami telah berdiskusi dengan sejumlah perusahaan di Kabupaten Bojonegoro agar dapat memberikan apresiasi sekaligus membuka kesempatan bagi anak-anak berkebutuhan khusus untuk menjadi bagian dari dunia kerja. Mereka memiliki potensi yang patut diberi ruang untuk berkembang,” jelas Setyo Wahono.
Keberhasilan Faiz Jundan menjadi bukti bahwa kesempatan, pendampingan, dan dukungan yang tepat mampu melahirkan prestasi luar biasa. Harapannya, ia dapat kembali mengharumkan nama Jawa Timur dan Kabupaten Bojonegoro di ajang LKS Diksus tingkat nasional sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus berkarya tanpa batas.Jika dipublikasikan di media online, judul ini juga cocok untuk menarik pembaca: “Luar Biasa! Siswa SLBN Gunungsari Bojonegoro Wakili Jatim di LKS Diksus Nasional, Bukti Keterbatasan Bukan Penghalang Prestasi.” (Red)








