CFD Alun-Alun Bojonegoro, Diduga Masih Terjadi Pungutan Liar Saat Parkir Kendaraan

Reporter : Moch Arifianto

 

SuaraBojonegoro.Com – Sejumlah pengunjung Car Free Day (CFD) di kawasan Alun-alun Bojonegoro mengeluhkan adanya pungutan parkir yang diduga dilakukan oknum juru parkir liar. Keluhan mencuat setelah warga dimintai pembayaran saat petugas Dinas Perhubungan (Dishub) tak lagi terlihat berjaga di lokasi.

 

Salah satu pengunjung, Zahro (28), menyebut dirinya diminta membayar parkir oleh oknum setelah petugas Dishub meninggalkan area sekitar pukul 08.25 WIB. Menurutnya, saat masih ada petugas resmi, kendaraan tidak dikenakan biaya parkir sama sekali.

 

“Waktu datang masih ada petugas Dishub dan tidak ada pungutan. Tapi setelah mereka pergi sekitar jam 08.25, tiba-tiba ada yang ngatur parkir dan bilang bayar. Kita bingung ini resmi atau tidak,” ujar Zahro salah satu pengunjung CFD. Minggu (28/12/2025).

Baca Juga:  Antisipasi Pungli CFD, Dishub Bojonegoro Tegaskan Jangan Kasih Uang Ke Jukir!

 

Zahro menegaskan dirinya menolak membayar karena tidak ada kejelasan aturan maupun karcis resmi. Ia juga mengaku mendapat respons kurang menyenangkan dari oknum tersebut.

 

“Saya menolak bayar karena setahu saya kendaraan ber-plat S itu gratis, apalagi tidak ada petugas resmi di situ. Oknum itu sempat melotot, seperti nggak terima,” ungkapnya.

 

Kondisi ini membuat warga semakin khawatir adanya praktik pungutan liar (pungli) yang dapat mencoreng kenyamanan masyarakat saat menikmati CFD.

 

Pengunjung lain, Arif, berharap Dishub segera turun tangan dan melakukan pengawasan lebih ketat agar kasus serupa tidak terulang.

 

“CFD itu tempatnya rekreasi keluarga dan olahraga. Kalau dimintai bayar tanpa kejelasan ya nggak nyaman. Harus ada tindakan tegas,” harapnya.

Baca Juga:  Laporkan! Pelanggaran Parkir Dan Parkir Liar Melalui Call Center Dishub

 

Sementara itu, hingga berita ini ditayangkan, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro, Aan Syahabana, yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp belum memberikan tanggapan terkait dugaan pungutan parkir tersebut. (Rif/Red)