Reporter : Bima Rahmat
SuaraBojonegoro.com – Setelah menjalani operasi di rumah sakit Sosodoro Djatikoesoemo, Arik (65) salah satu korban pembacokan di Desa Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, kini mulai siuman. Hal ini disampaikan oleh David selaku Sekertaris Desa, David. Selasa (29/04/25).
Melalui sambungan Telponnya, David menjelaskan jika saat ini kedua korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Dirinya mengakui jika ad informasi jika istri korban meninggal.
“Dari pihak keluarga saya konfirmasi masih hidup. Bahkan sudah informasi dan sudah siuman,’ katanya.
Sedangkan untuk korban atas nama Sucipto sampai saat ini masih dalam keadaan koma dan menjalani operasi. Selain itu David mengakui sampai saat ini permasalahan yang mengakibatkan 1 orang meninggal tersebut masih simpang siur.
“Masalahnya belum jelas. Ada yang hilang Maslah tanah, perselingkuhan, ada yang bilang pelaku punya hutang. Semua itu salah nggak ada seperti itu,” ujarnya.
David menegaskan jika korban atas nama Cipto membeli tanah pelaku pembacokan sudah lama dan sudah terbit sertifikat pada tahun 2018. Tanah tersebut, lanjutnya adalah tanah waris dan masih milik bersama.
“Jadi permasalahannya masih simpang siur,” pungkasnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya peristiwa pembacokan terjadi di Mushola RT 4 Desa/Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, ya g mengakibatkan tiga orang mengalami luka bacok di wajah leher dan ditubuh bagian belakang saat menjalankan shalat Subuh bersama orang orang lainnya, sekitar pukul 04.30 WIB. (Bim/red)








