Pria Bojonegoro Ini Pimpin DPD Jatim Arus Bawah Jokowi

oleh -38 views

SuaraBojonegoro.com – Jimmi Junaidi, pria asal Bojonegoro ini terpilih menjadi ketua DPD (Dewan Pimpinan Daerah) Jawa Timur, Arus Bawah Jokowi (ABJ) yang dilantik secara langsung bersama struktural pengurus oleh Michael Umbas Selalu Ketua DPP Arus Bawah Jokowi, di Hotel Griya Dharma Kusuma (GDK) yang berada di Jalan Trunojoyo (selatan), Bojonegoro, Jawa timur, Minggu (9/12/2018).

Setelah dilantik , Jimmi menyampajkan bahwa dirinya akan melaksanakan kewajiban sebagai pimpinan Ormas Arus Bawah Jokowi yaitu mendirikan DPC disetiap Kabupaten di Jawa Timur guna memuluskan langkah dan Cita Cita Ormas ini.

“Ini bukanlah sebuah anugrah namun amanah yabg harua saya lakukan bersama pengurus yang lain guna membantu menghantar Pak Jokowi untuk dua priode bersama KH Ma’ruf Amin,” Terangnya.

Dirinya juga mengaku akan selalu berkoordinasi dengan DPP maupun pengurus di jajaran DPW dan DPC untuk bekerja dan mensosialisasikan Kemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin.

Sementara itu, Ketua DPP Arus Bawah Jokowi (ABJ) Michael Umbas mengatakan bahwa Pelantikan dilaksakan sesuai dengan hasil keputusan Rapat Formatur Musyawrah Provinsi Arus Bawah Jokowi, sesuai dengan surat Mandat Nomor: 013/SM/DPP-ABJ/XI/2018. Sehingga terbit SK Dewan Pimpinan Pusat Arus Bawah Jokowi nomor: 005/SK/DPP-ABJ/XII/2018.

Ketua DPP Arus Bawah Jokowi (ABJ) juga banyak membahas terkait Presiden RI Ir Joko Widodo, yang sederhana namun sangat optmis dalam bekerja untuk rakyat, serta tabah dalam menghadapi segala Hinaan menjelang pemilu 2019.

Disampaikan juga serangan kabar Hoax kepada Presiden Jokowi kerapkali terjadi dan menjadi pengaruh buruk di masyarakat yang mempercayainya.

“Namun Pak Jokowi tidak menghiraukan itu, dan beliau tetap bekerja menjalankan pemerintahannya,” Kata Michail Umbas.

Dirinya juga berharap dengan adanya pengurus DPD Jatim Arus Bawah Jokowi ini dapat membantu untuk terus mensosialisasikan Presiden Jokowi dan juga memberikan pengaruh baik di masyarakat dengan bersosialisasi menggunakan etika budaya bangsa. (SB/Red)