Pramuka Difabel Asal Sumatera Tembus Bojonegoro dengan Jalan Kaki

SuaraBojonegoro.com – Keterbatasan bukan penghalang bagi Muhammad Alpandy untuk membuktikan cintanya pada Indonesia. Pemuda tangguh asal Kota Baturaja, Sumatera Selatan ini menarik perhatian publik saat singgah di Kabupaten Bojonegoro dalam misinya menjelajah Nusantara dengan berjalan kaki, Kamis (16/4/2026).

Mengenakan seragam Pramuka lengkap yang penuh lencana perjalanan, Alpandy disambut hangat oleh duet pemimpin Bojonegoro, Bupati Setyo Wahono dan Wakil Bupati Nurul Azizah, di ruang kerja mereka. Pertemuan tersebut berlangsung penuh haru sekaligus kekaguman.

 

Meski berkomunikasi menggunakan bahasa isyarat, semangat Alpandy terpancar jelas saat menceritakan petualangannya. Sejauh ini, ia telah menaklukkan ribuan kilometer mulai dari Lampung (Gerbang Sumatera), Banten & Jakarta, Bandung (Jawa Barat), Semarang (Jawa Tengah), Hingga akhirnya menapakkan kaki di Bojonegoro.

Baca Juga:  Adanya Bantuan Pupuk, Bupati Bojonegoro Larang Kelompok Tani Lakukan Permintaan Apapun

“Alhamdulillah, tadi sudah bertemu Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati. Disambut dengan sangat baik, foto bersama, dan saya diberikan surat keterangan resmi bahwa saya telah sampai di Bojonegoro,” ungkap Alpandy penuh syukur melalui gerakan isyaratnya.

Bagi Alpandy, perjalanan ini bukan sekadar mengejar rekor atau sekadar jalan-jalan. Ini adalah sebuah misi kepramukaan untuk menyebarkan pesan bahwa pemuda Indonesia harus memiliki mental baja. Destinasi impian berikutnya yang masuk dalam radarnya adalah Istana Merdeka di Jakarta.

Bupati Setyo Wahono memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas tekad Alpandy. Baginya, Alpandy adalah cerminan nyata dari Dasa Darma Pramuka.

Apresiasi Pemerintah: Selain dukungan moral, Pemkab Bojonegoro membekali Alpandy dengan surat keterangan perjalanan sebagai bukti autentik persinggahannya.

Baca Juga:  Eksepsi Bupati Bojonegoro Ditolak Atas Dugaan Penyerobotan Tanah Warga

Agenda Selanjutnya: Usai dari kantor Pemkab, Alpandy langsung bertolak menuju Polres Bojonegoro untuk melanjutkan koordinasi keamanan perjalanannya.

 

Kehadiran Alpandy di “Kota Ledre” meninggalkan pesan mendalam bagi warga lokal. Kisahnya mengingatkan kita bahwa ketekunan dan keberanian adalah modal utama untuk mencapai tujuan, tak peduli seberapa jauh jarak yang harus ditempuh.

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap perjalanan Alpandy berjalan lancar hingga tujuan akhir, serta mampu memantik api semangat bagi generasi muda Bojonegoro untuk terus berkarya dan mencintai tanah air tanpa batas. (Lis/Red)