SuaraBojonegoro.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Kolaboratif Kelompok 24 UNIGORO 2025 di Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, memulai program kerja utama dengan melakukan pemetaan wilayah desa. Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendokumentasikan kawasan-kawasan yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai objek wisata baru. Hasil dari pemetaan ini akan diwujudkan dalam bentuk sebuah map guide atau peta panduan yang informatif bagi para wisatawan.
Kegiatan pemetaan yang dimulai pada hari kamis, 17 juli 2025 melibatkan partisipasi dari perangkat desa. Para mahasiswa menyusuri empat dusun yang ada di Desa Kedungsumber, yaitu Dusun Kedungsumber, Kricak, Tretes, dan Sugihan, untuk menginventarisir potensi wisata, yang dapat menarik minat pengunjung.
Proses pemetaan dilakukan secara komprehensif dengan memanfaatkan teknologi GPS dan QGIS untuk penandaan titik lokasi yang akurat. Data yang dikumpulkan tidak hanya berupa lokasi, tetapi juga mencakup deskripsi singkat, foto, serta narasi atau cerita unik di balik setiap potensi yang ada.
Kepala Desa Kedungsumber, Ir. Kardi, menyambut baik inisiatif para mahasiswa KKN. Ia berharap program ini dapat menjadi langkah awal untuk mengangkat perekonomian warga melalui sektor pariwisata.
“Kami sangat mendukung kegiatan pemetaan ini. Dengan adanya map guide yang jelas dan menarik, kami optimis Desa Kedungsumber akan semakin dikenal dan menjadi salah satu destinasi wisata alternatif di Bojonegoro. Ini sejalan dengan upaya kami untuk terus berinovasi memajukan desa,” tutur beliau.
Diharapkan, map guide potensi wisata Desa Kedungsumber ini dapat rampung sebelum masa KKN berakhir dan dapat segera disosialisasikan kepada masyarakat luas, baik dalam bentuk cetak maupun digital. Langkah ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara akademisi dan masyarakat dalam membangun potensi desa secara berkelanjutan. (Red/Lis)








